Breaking News:

Rokok Ilegal Senilai Rp 3,961 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai Pangkalpinang (VIDEO)

Bea Cukai Pangkalpinang Musnahkan 3,912 Juta Batang Rokok Ilegal dengan Total Rp 3,961 Miliar

Penulis: Sela Agustika | Editor: Tomi

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Pabean C Pangkalpinang melakukan pemusnahan barang milik negara (BMN) berupa hasil sitaan rokok ilegal, Rabu (3/2/2021) di Komplek Bea Cukai Pasir Garam, Pangkalpinang.

Sebanyak 195.637 bungkus rokok ilegal dengan total 3.912.740 batang rokok dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar yang bertujuan untuk merusak atau menghilangkan fungsi dan sifat awal barang sehingga tidak dapat dipergunakan.

Total keseluruhan nilai barang dari hasil penindakan tersebut diperkirakan sejumlah Rp 3,961 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 1,772 miliar.

Kepala KPPBC Pangkalpinang Yetti Yulianti mengatakan, Pemusnahan Barang Milik Negara berupa rokok ilegal kali ini tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah rokok yang ditegah dari tahun sebelumnya.

"Pemusnahan BMN berupa rokok ilegal hari ini adalah hasil operasi gempur yang dilakukan oleh unit pengawasan KPPBC Pangkalpinang pada periode November 2019 sampai dengan September 2020," kata Yetti Yulianti, Rabu (3/2/2021).

Kata Yetti, penindakan barang-barang hasil tegahan berupa rokol ilegal ini tidak hanya ditemukan di Pangkalpinang, namun tersebar di beberapa wilayah, seperti Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, dan Bangka.

"Berdasarkan penyidikan operasi pasar yang dilakukan rata-rata rokok ilegal ini ditemukan di toko-toko," ucapnya.

Barang hasil tersebut dinyatakan illegal dengan berbagai jenis pelanggaran pasal 29 ayat (1) UU No. 39 tahun 2007 tentang Cukai, yakni tanpa dilekati pita cukai (polos), dilekati pita cukai yang bukan haknya, menggunakan pita cukai tidak sesuai jenis atau golongan, dan dilekati pita cukai palsu atau bekas.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved