Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Tim Tupai Polres Bateng Ringkus Dua Polisi Gadungan yang Peras Pemuda Sedang Pacaran

Peristiwa terjadi saat korban sedang nongkrong dengan teman wanitanya di pantai sumur 7 Kelurahan Padang Mulya Kecamatan Koba.

(IST / Polres Bateng)
Dua polisi gadungan SU (39) dan AN (40) dibawa ke Mapolres Bangka Tengah oleh Tim Tupai Polres Bateng 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Tupai Polres Bangka Tengah berhasil meringkus dua warga Koba SU (39) dan AN (40) lantaran  mengambil Handphone (Hp) Reno4f dan uang Rp100 ribu milik Pemuda Desa Penyak.

Peristiwa terjadi saat korban sedang nongkrong dengan teman wanitanya di pantai sumur 7 Kelurahan Padang Mulya Kecamatan Koba. Lalu kedua pelaku datang dengan modus mengaku sebagai anggota polisi.

SU dan AN ditangkap pada Jumat (5/2/2021) oleh Polres Bateng, kini keduanya mendekam di balik jeruji besi akibat perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Bateng, AKP Rais Muin seizin Kapolres Bangka Tengah (Bateng), AKBP Slamet Ady Purnomo membenarkan kejadian tersebut.

Kronologis kejadian berawal saat Kan (17), korban bersama teman wanitanya sedang pacaran dan nongkrong di pantai sumur 7 pada Jum'at (15/1) sekira pukul 21.00 WIB. Kemudian korban didatangi oleh kedua pelaku yang mengaku sebagai Anggota Kepolisian.

"Kedua pelaku menginterogasi korban dan  meminta menunjukan identitas diri, lalu menahan HP dan uang sebesar Rp.100 ribu milik korban. Pelaku mengajak korban berdamai dengan meminta sejumlah uang Rp.300 ribu. Karena uangnya kurang, malam itu juga korban mencari tambahan uangnya sebesar Rp.200 ribu. Namun pada saat uangnya sudah didapatkan, korban tidak menemukan kedua pelaku tersebut. Sedangkan Hp dan uang Rp. 100 ribu yang ditahan ikut raib bersama dua pelaku itu," ujar AKP Rais 

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materil mencapai Rp.4.050.000, pada Sabtu (16/1) melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Bateng.

Tim Tupai Polres Bateng berhasil menemukan keberadaan kedua polisi gadungan ini setelah mendapatkan keberadaan HP milik korban di Desa Cit Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka.

"HP milik korban itu sudah dijual pelaku bernama Andreas ke Doni warga Desa Cit. Pada Kamis (4/2) sekira pujul 17.00 Wib, Tim tupai mendatangi kediaman Doni di Riau silip. Kemudian Jum'at (5/2) dinihari pujul 01.30 Wib, Tim Tupai Polres Bateng memastikan HP Reno4f tersebut milik korban setelah menangkap kedua anggota Polisi gadungan ini di kediamannya masing-masing Jalan Senang Hati Keluraham Koba," ungkap AKP Rais

AKP Rais mengatakan SU dan AN mengakui perbuatannya dan saat ini barang bukti berupa satu unit handphone Reno4f diamankan.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun penjara. 

Bangkapos.com / Widodo (T4) 

Penulis: Widodo
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved