Breaking News:

Turbin Sriwijaya Air SJ 182 Rontok Saat Masuk ke Laut, KNKT Beberkan Kronologis Pesawat Jatuh

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan sistem pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih berfungsi

Ist/handou
Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air dan black box 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Berdasarkan data FDR yang ada di kotak hitam Sriwijaya Air SJ 182, ditemukan 370 parameter

dan semua dalam kondisi baik.

Sebelum pengunduhan data, perlu ada perlakuan (treatment) khusus yang harus dilakukan.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan sistem pesawat Sriwijaya Air SJ 182 masih berfungsi dan mampu

mengirim data sebelum jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Senin (9/1/2021) pukul 14.40 WIB.

KNKT memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021 lalu tidak pecah di

udara.

Saat jatuh ke air, pesawat itu dalam kondisi utuh.

Millen Cyrus Ngaku Salat Pakai Sarung dan Rambut Dikuncir, Ungkap Reaksi Pria-pria di Sebelahnya

”Ada yang mengatakan pesawat pecah di atas udara. Itu tidak benar. Pesawat secara utuh sampai di air, tidak ada pecah di udara," kata Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI terkait kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Soerjanto menjelaskan, berdasarkan data tim SAR gabungan, puing pesawat tersebar di wilayah dengan lebar 80 meter dan panjang 110 meter pada kedalaman laut 15 sampai 23 meter.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved