Breaking News:

UPT Bahasa IAIN SAS Babel Laksanakan Ujian Kompetensi Bahasa Asing Inggris dan Arab

Dalam kondisi pandemik COVID-19, UPT Bahasa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berinovasi dalam

IAIN SAS Bangka Belitung
Ujian Kompetensi Bahasa Asing (Arab dan Inggris) atau UKBA secara daring, Jum'at (5/2/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Untuk meningkatkan mutu pendidikan mahasiswa dan sebagai pelaksana teknis bidang kebahasaan, UPT Bahasa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung secara rutin melaksanakan Ujian Kompetensi Bahasa Asing (Arab dan Inggris) atau UKBA secara daring, Jum'at (5/2/2021)

 Dalam kondisi pandemik Covid-19, UPT Bahasa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berinovasi dalam melaksanakan UKBA, yang semula secara Paper Based Test (PBT) menjadi ujian daring. Pelaksanaan ujian dilaksanakan secara daring ditempat mahasiswa masing-masing. Sebanyak 4 gelombang (600 mahasiswa), mengikuti tes tersebut adalah mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung Angkatan 2017. 

Menurut Kepala UPTB IAIN SAS Bangka Belitung, Basri, M.A. mengatakan, hal ini dilakukan mengingat bahasa asing terutama Bahasa Inggris dan Bahasa Arab merupakan suatu bahasa yang sangat penting dikuasai, karena banyak literatur-literatur sumber ilmu dan pengetahuan yang ditulis dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

Basri menambahkan banyak tawaran beasiswa dari dalam maupun luar negeri, namun karena kendala sertifikasi Bahasa Asing (TOEFL, IELTS, TOAFL, dll) makanya banyak mahasiswa yang tidak memenuhi syarat.

“Langkah ini kami anggap penting guna meningkatkan kompetensi berbahasa bagi mahasiswa, sehingga mereka dapat memahami literatur keilmuan yang ditulis dengan bahasa asing,” kata Basri.

“Sebelum pelaksanaan ujian serentak pada pukul 08.00, sebelumnya telah dilakukan simulasi agar dipastikan ujian para peserta berjalan lancar. Pelaksanaan UKBA ini dilaksanakan secara daring dan berjalan lancar.

Sebagaimana telah banyak diketahui bahwa UKBA telah banyak digunakan sebagai persyaratan untuk Ujian Munaqosyah (skripsi), peningkatan jabatan tertentu, dan persyaratan untuk melanjutkan studi di kampus dalam negeri. UKBA sendiri menguji kemampuan peserta terhadap kemampuan mendengarkan (listening), tata bahasa (structure and written expression), dan kemampuan memahami bacaan (reading comprehension)”, kata Basri.

(Penulis : Ayaknan)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved