Breaking News:

EMAK-emak Histeris Saat Tatap Wajah Lelaki yang Dikenalnya 8 Tahun Lalu Ada di Pasar, Warga Heboh

Kasus ini terungkap saat Yuli (44), seorang ibu rumah tangga tengah berbelanja di Pasar 16 Ilir Palembang Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 13.00 WIB

(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi 

"Pindah-pindah pelarian, kadang menumpang di rumah teman dan kadang sengaja sewa rumah. Karena ini lagi suntuk, jadi aku pilih liburan tidak tahunya kena tangkap," ujar tersangka saat diamankan di Mapolda Sumsel, Senin (13/4/2020).

Debi tidak menyangka, setelah dua tahun melakukan penganiyaan hingga korbannya tewas masih menjadi buronan polisi.

Karena menurutnya, bila sudah dua tahun ia bisa melenggang dan tidak lagi menjadi buronan polisi.

"Sudah dua hari di Pagaralam, aku kira tidak buron lagi. Ternyata saat liburan malah ditangkap," ungkapnya sambil menahan sakit.

Dari pengakuannya, pengeroyokan yang ia lakukan berdasarkan perintah M (DPO) untuk menusuk korban Yogi.

Saat itu ia dalam keadaan mabuk, sehingga ia tidak sadar berapa kali menusuk korban.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi melalui Kanit IV Kompol Zainuri menuturkan, tersangka yang diamankan ini satu dari lima pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap korban Yogi Randra Sugama (30) warga Jalan Sapta Marga Pondok Andalas Elok Blok C Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni.

"Korban melihat orang sesama pengunjung ribut di halaman parkir Diskotik Center Stage, lalu korban datang untuk memisahkan kedua pengunjung. Ternyata salah seorang pengunjung tidak senang sehingga antara korban dan pengunjung tersebut bertengkar. "

"Hingga akhirnya, datanglah lima orang yang langsung memukul dan menikam korban hingga tewas," katanya.

Penangkapan terhadap tersangka setelah, pihaknya mendapat informasi bila tersangka sedang berada di Pagaralam. Dari informasi tersebut, bergerak melakukan penangkapan dengan dibantu Polres Pagaralam.

"Tersangka ini sangat sulit ditangkap, karena saat akan di tangkap selalu kabur. Masih ada satu pelaku lagi berinisial M yang masih DPO," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul IRT di Palembang Papasan Dengan Pembunuh Suami, Saat Belanja di Pasar 16 Ilir, Teriak Histeris

Editor: Edi Yusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved