Breaking News:

Advetorial

FIFGROUP Terus Berkiprah Dukung UMKM di Masa Pandemi

jumlah penerima bantuan dana bergulir FIFGROUP mencapai 279 UMKM dengan total nominal nilai manfaat bantuan modal

Ist
Human Capital, General Service and Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati saat memberikan bantuan pinjaman UMKM secara simbolis kepada salah satu penggiat UMKM bertempat di Menara FIF, Jakarta. Sampai dengan akhir Januari 2021 lalu, jumlah penerima bantuan dana bergulir FIFGROUP mencapai 279 UMKM dengan total nominal nilai manfaat bantuan modal, yaitu sebesar Rp 846,5 juta yang tersebar di berbagai titik seluruh Indonesia, termasuk wilayah Jakarta dan cabang FIFGROUP. 

Hal yang sama juga datang dari Nurning Widiastuti asal Bogor, yang memiliki usaha rajutan dan memasarkan melalui media online. Dalam pemasarannya, Nurning memberikan potongan ongkos kirim sehingga dapat menarik minat pembeli lebih banyak dan dapat mengembalikan pinjaman ke FIFGROUP. “Alhamdulillah diberi kepercayaan oleh FIFGROUP untuk dapat pinjaman. Saat sekarang semua orang susah, jadi dengan bantuan ini saya tetap bisa menjalankan usaha saya. Saat ini separuh-separuh untuk kasih ongkos kirim penjualan, supaya langgeng dan kalau saya mikir untung saja susah mba. Tidak apa-apa untung sedikit tapi tetap jalan,” ujarnya. Nurning yang mendapat pinjaman dari 2019 ini juga menambahkan bahwa, dari bantuan UMKM ini ia juga bisa menambah usahanya ke kuliner dan connector masker. 

Salah satu penerima dana pinjaman UMKM yang relatif besar adalah Sridadi asal Solo. Beliau adalah penggiat UMKM dengan usaha lumbung desa dan penggilingan padi, yang mendapat dana sampai Rp 18 juta. “Alhamdulilah.. dana tersebut bisa untuk beli gabah dan beras, saya merasa senang karena ekonomi bisa berkembang di desa kami. Saya bersyukur karena selama pandemi tidak ada kendala, malah kami dipercaya menjadi supplier pengadaan beras Badan Pengawas dan Sertifikasi Benih (BPSP) selama 6 bulan. Per bulan saya menyuplai 4.500 kg beras. Untuk tenaga kerja, saya melibatkan anggota kami yang kurang mampu sehingga ada tambah penghasilan dan bisa mengurangi pengangguran di lingkungan saya.

Sridadi menambahkan : “Mudah-mudahan kemitraan ini bisa berlanjut terus dan membantu berputarnya roda perekonomian di pedesaan kami. Hal ini sangat menolong dari anggota Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) "Ngudi Sarono Boga" Desa Sonoharjo, Wonogiri. Semoga program ini bisa memutus rantai hasil pertanian di desa kami supaya tidak dimonopoli tengkulak dari luar daerah kami. Mudah-mudahan usaha kami lancar dan bermanfaat untuk orang banyak, sehingga pengembalian pinjaman kami pun bisa lancar setiap bulanny,” ujar Sridadi, yang dapat pinjaman sejak 2019 dan 2020.

Lain lagi komentar Erni Dwinastiti, pengusaha pecel asal Denpasar, Bali, yang mulai meminjam sejak 2019 dan 2020, “Adanya pembiayaan UMKM yang diberikan oleh FIFGROUP sangat membantu saya untuk tetap meneruskan usaha dan bertahan di kondisi pandemi saat ini, terutama untuk menambah modal dalam berjualan pecel yang saya lakukan dengan menggunakan mobil. FIFGROUP juga memberikan kemudahan dalam pengajuan pinjaman bantuan dana bergulir ini. Saya sungguh bersyukur,” ungkap Erni Dwinastiti. 

Kondisi pandemi ini menuntut para pengusaha untuk kreatif dalam menjajakan usahanya, seperti yang dilakukan oleh Erni, “Untuk bisa bertahan di saat penjualan menurun, saya menyiasatinya dengan menyesuaikan pendapatan yang dihasilkan pada hari sebelumnya, seperti mengurangi jumlah lauk yang dijual. Intinya saya harus betul-betul tepat untuk merencanakan besok yang mau dijual, melihat kondisi hari sebelumnya agar tidak terjadi kerugian,” imbuh Erni.

Hal senada juga dirasakan oleh Sulardi dari Banjarmasin yang juga mendapatkan bantuan pinjaman dana bergulir sejak tahun 2019 dan 2020 untuk menjalankan usaha baksonya. “Saya sangat terbantu sekali dengan pinjaman UMKM FIFGROUP ini, apalagi di tengah kondisi pandemi yang membuat pergerakan terbatas. Walau banyak kendala, saya tetap jalani dengan motivasi tinggi untuk maju,” tuturnya. 

Sulardi menyampaikan kepada seluruh penggiat UMKM yang mendapat bantuan pinjaman dana bergulir, untuk tetap terus berikhtiar dalam menjalankan usahanya. Selama masih bisa menjalankan usahanya, menurut dia, pinjaman dari FIFGROUP pasti bisa terbayarkan. “Saya sangat berterima kasih kepada FIFGROUP atas pinjaman yang diberikan ini,” tambahnya.

Rencana Tambahan 480 UMKM

Sementara itu, Chief of Corporate Communication and Corporate Social Responsibilty, Yulian Warman, mengatakan kunci sukses yang menjadi dasar bagi UMKM yang dibina FIFGROUP adalah motivasi yang tinggi untuk maju. “Selama ini, kami selalu menempatkan motivasi ingin maju sebagai persyaratan paling dasar, setelah itu baru yang lain-lain. Hal itu didapat dengan cara wawancara dan survei ke rumah calon penerima serta minta pendapat para tetangga dan RT, RW serta Camat. Karena data mereka ada di lembaga perangkat RT?RW dan kecamatan tersebut, sehingga kita tinggal konfirmasi dan membuktikan agar benar-benar demikian datanya,” ujarnya.

Pada tahun 2021 ini, ungkap Yulian Warman, FIFGROUP akan meningkatkan jumlah binaan dengan penambahan sekitar 480 UMKM tentu dengan dana yang setara atau lebih dari yang sebelumnya. “Kami sudah mendapat persetujuan dari Manajemen untuk menambah binaan UMKM kami melalui bantuan pinjaman dana bergulir dari dana sosial syariah ini.

Halaman
1234
Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved