Breaking News:

Ketahui Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Parosmia, Salah Satu Gejala Covid-19

Gangguan penciuman parosmia merupakan salah satu gejala Covid-19 baru yang dilaporkan sejumlah penderita

Editor: suhendri
Freepik
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Indra penciuman merupakan salah satu dari lima indra yang dimiliki manusia.

Sebagai bagian dari sistem panca indra manusia, indra penciuman berperan untuk mendeteksi bau atau aroma.

Dilansir dari alodokter.com, kemampuan menghidu ini dapat terganggu jika indra penciuman tidak dijaga dengan baik.

Setiap benda, makanan, atau gas di sekitar kita memiliki struktur kimia yang unik.

Ketika zat kimia dari benda-benda tersebut terhirup atau tercium, sel saraf sensoris khusus di dalam hidung yang disebut sel olfaktori akan mendeteksinya.

Setelah itu, sel saraf pada hidung akan meneruskan sinyal rangsangan bau ke otak untuk diinterpretasikan.

Melalui proses inilah kita dapat mencium bau atau aroma sesuatu.

Kemampuan menghidu ini dapat terganggu.

Salah satu jenis gangguan yang bisa terjadi pada indra penciuman adalah parosmia.

Gangguan penciuman parosmia merupakan salah satu gejala Covid-19 baru yang dilaporkan sejumlah penderita.

Gejala ini dialami beberapa penderita long covid, atau orang yang tak kunjung sembuh (bisa sampai lebih dari 12 minggu) saat ter infeksi virus corona SARS-CoV-2.

Selain itu, parosmia juga dirasakan sejumlah penyintas Covid-19 yang sudah sembuh.

Berikut penjelasan lebih lanjut apa itu parosmia, gejala, penyebab, dan cara mengatasinya.

Apa itu parosmia?

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved