Kamis, 9 April 2026

Berita Pangkalpinang

Saat Perayaan Imlek 2021, Satgas Covid-19 Minta Warga Terapkan Prokes  

Tahun Baru, Imlek 2021 bakal diperingati pada Tanggal 12 Februari 2021 mendatang. Diharapkan saat perayaan, berbagai pihak menerapkan Protokol Kesehat

Penulis: Riki Pratama |
Bangkapos.com
Imlek 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Tahun Baru, Imlek 2021 bakal diperingati pada Tanggal 12 Februari 2021 mendatang. Diharapkan saat perayaan, berbagai pihak menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat.

Sebab biasanya saat Perayaan Tahun Baru Imlek selalui meriah.

Warga Tionghoa yang berada di luar daerah, diprediksi banyak pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari raya tersebut bersama keluarga.

Dalam kondisi masih Pandemi Covid-19, Sekretaris Percepatan, Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa, Senin (8/2/2021) meminta agar Perayaan Imlek dilaksanakan sesuai protokol kesehatan.

"Untuk acara keagamaan atau ritual itu kan ibadah, sehingga bisa dilaksanan, tetapi tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak ,menjauhi kerumunan dan mencuci tangan," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, siang tadi.

Dia menegaskan, bahwa semua tempat ibadah, bukan hanya klenteng, sudah diingatkan dan diimbau untuk terus menerapkan protokol kesehatan setiap merayakan hari besar.

"Kita tidak melarang, tidak ada larangan, tetapi hanya menghimbau untuk terus melaksanakan Prokes sesuai yang telah ditentukan, bukan hanya klenteng, tetapi masjid, gereja semua harus menjalankan protokol kesehatan," ujarnya.

Senada disampaikan, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengayakan, Perayaan Imlek harus dilakukan dengan Prokes ketat.

"Dalam Perayaan Imlak kami mengimbau agar dalam penyelanggaran Imlek dengan posisi melaksanakan Prokes ketat saya memberi tahu itu," jelas Erzaldi.

Dia mengatakan, kasus Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung saat ini makin meningkat, sehingga perlu kewaspadaan.

"Bahwa sekarang dilihat posisi daerah kita makin rawan, menyusul Bangka Tengah yang masuk Zona Merah," ujarnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved