Breaking News:

Sosok Dokter yang 'Menemukan' Covid-19, Begini Perlakuan Warga Wuhan Setahun Setelah Dia Meninggal

Sosok Dokter yang 'Menemukan' Covid-19, Begini Perlakuan Warga Wuhan Setahun Setelah Dia Meninggal

Weibo via BBC
Dokter Li Wenliang dari balik ranjang rumah sakit. Dia menjadi pembicaraan sekaligus dianggap pahlawan karena memperingatkan virus corona sebelum menjadi wabah. Namun, unggahannya dianggap meresahkan publik hingga dia ditangkap polisi.(Weibo via BBC) 

BANGKAPOS.COM, WUHAN --  Satu  tahun, pandemi Covid-19 berlangsung. Jutaan nyawa terenggut oleh virus mematikan.

Covid-19 pertama kali mewabah di Kota Wuhan di China.

Saat itu, tak banyak yang mengetahui adanya ancaman virus ini, kecuali seorang dokter bernama Li Wenliang.

Ia memperingatkan bahwa ada ancaman serius terkait temuannya terhadap sebuah penyakit yang belakangan dikenal dengan Covid-19.

Dokter tersebut kini telah meninggal.

Setahun setelah kematiannya akibat Covid-19, penduduk di kota Wuhan di China mengatakan mereka tetap berterima kasih kepada dokter "whistleblower" yang pertama kali membunyikan peringatan tentang wabah tersebut sebelum menerima pengakuan resmi.

Melansir asiaone, Li Wenliang, seorang dokter mata di sebuah rumah sakit di kota, menjadi salah satu tokoh yang paling terlihat di hari-hari awal wabah di Wuhan ketika dia mencoba menyuarakan kewaspadaan tentang kemunculannya, tetapi ditegur oleh polisi karena "menyebarkan rumor."

Kematian pria berusia 34 tahun karena virus pada 7 Februari menyebabkan curahan duka publik dan ekspresi kemarahan yang langka di dunia maya.

Beberapa hari kemudian Zhong Nanshan,

seorang ahli epidemiologi terkenal, meneteskan air mata untuk Li dalam sebuah wawancara dengan Reuters, menyebutnya sebagai "pahlawan China."

Halaman
1234
Editor: Teddy Malaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved