Breaking News:

Usai Isu Kudeta Partai Demokrat Popularitas AHY Melejit, Analis: Jangan Puas Dulu, Fokusnya Apa?

Semua akan sia-sia, Analis politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno jika Demokrat tak bisa mengkonversi popularitas itu menjadi elektabilitas. 

Editor: Hendra
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -  Usai menggelontorkan isu kudeta Partai Demokrat, popularitas dan favorabilitas Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Partai Demokrat melejit.

Isu kudeta Partai Demokrat yang disebut melibatkan KSP, Moeldoko bersama dengan anggota dan mantan anggota Partai Demokrat  menjadi perhatian publik.

Analis politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno mengatakan meningkatnya popularitas Demokrat dan AHY wajar, sebab, isu itu tersebut sedang 'happening' sehingga menjadi perhatian publik. 

"Popularitas itu didasarkan pada isu yang sedang berkembang. Apa yang lagi happening, itulah yang ada dibenak publik. Dalam seminggu ini porsi pemberitaan soal AHY dan Demokrat berlimpah karena isu kudeta," ujar Adi, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (8/2/2021). 

Namun, Adi mengingatkan partai berlambang mercy itu untuk tak berpuas diri melihat popularitasnya meningkat. 

BACA JUGA:

--> AHY Surati Jokowi, 5 Orang Dekat Presiden Dilaporkan Ini Hendak Rebut Demokrat, Ini Rinciannya

Karena, menurutnya populer saja tak cukup dalam dunia politik.

Semua akan sia-sia, kata Adi, jika Demokrat tak bisa mengkonversi popularitas itu menjadi elektabilitas. 

"Dalam politik, populer saja tak cukup, tapi harus bisa dikonversi jadi elektabilitas. Di situlah Demokrat harus fokus ke depan. Setelah jadi konsumsi pemberitaan, lalu apa?" ungkapnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved