Breaking News:

BLT Rp600 Ribu Ditiadakan, Pemerintah Terapkan Cara Ini Berdalih Bisa Untungkan Pekerja & Perusahaan

BSU Rp 600 Ribu Ditiadakan Pemerintah Terapkan Cara Ini Berdalih Bisa Untungkan Pekerja & Perusahaan

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWANTRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi - BLT subsidi gaji karyawan 

BANGKAPOS.COM---Pemerintahan presiden Jokowi memastikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau juga dikenal dengan Bantuan Langsung Tunai BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja yang gaji dibawah Rp 5 Juta dipastikan ditiadakan di 2021.

Untuk diketahui, BLT BPJS atau biasa dikenal dengan subsidi upah/gaji adalah program dari pemerintah untuk membantu karyawan yang terkena dampak Covid-19.

Pada tahun 2020, BLT BPJS diberikan selama 4 bulan sebesar Rp 600 ribu setiap bulannya. 

BLT BPJS ini langsung ditransfer ke masing-masing rekening penerima. 

Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa menerima BLT BPJS, salah satunya memiliki penghasilan di bawa Rp 5 juta.

Menteri ketenagakerjaan menaker Ida Fauziyah mengakui bahwa dana BLT subsidi gaji atau bantuan subsidi upah (BSU) tahun ini tidak ada alokasinya dalam APBN 2021.

Pencairan BLT bisa saja dilanjutkan, namun harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran negara.

"Sementara, memang di APBN 2021 BSU tidak dialokasikan. Nanti dlihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya," ujar Ida saat kunjungan kerja di Medan seperti dikutip dari Antara, Minggu (31/1/2021) lalu.

Namun program untuk membantu pekerja di luar pemberian bantuan subsidi upah seperti di tahun 2020, lanjut Ida Fauziyah tetap dilakukan.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melakukan webinar virtual dengan 34 Pemimpin Redaksi media, Jakarta, Selasa (13/10/2020).
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melakukan webinar virtual dengan 34 Pemimpin Redaksi media, Jakarta, Selasa (13/10/2020). ((Dokumentasi Humas Kementerian Ketenagakerjaan))

Kemnaker sebagai salah satu kementerian yang memiliki peran sentral dalam mempersiapkan SDM unggul misalnya, selalu berusaha untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) .

Halaman
1234
Editor: M Zulkodri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved