Breaking News:

Kisah Tragis Kapal Indianapolis, Tenggelam oleh Rudal Jepang, Ratusan Awak Malah Jadi Santapan Hiu

Kapal tersebut baru saja menyelesaikan misi rahasia dari Pulau Tinian tempat mereka mengirimkan

Kodiapps
Tenggelamnya USS Indianapolis 

Lebih dari 800 orang meloloskan diri dari kapal karam itu tapi hanya 317 orang selamat dari perairan tersebut.

Kejadian itu terjadi bersamaan dengan serangan di Hiroshima dan Nagasaki dan menyerahnya Jepang, membuat kejadian tenggelamnya USS Indianapolis tidak mendapat cukup banyak sorotan.

Di tahun 1990-an publik tertarik dengan cerita Indianapolis dan dua ekspedisi laut dalam yang dilakukan untuk menemukan lokasi bangkai kapal itu.

Sayangnya dua upaya itu tidak berhasil.

Tahun 2016, Dr. richard Hulver, peneliti dari Naval History and Heritage Command, mengenali laporan insiden oleh kapten Indianapolis yang menyebut bahwa kapal pendarat Angkatan Laut melewati beberapa jam sebelum kapal tenggelam.

Hulver dapat menentukan kapal pendarat mana yang berada di sekitar Indianapolis saat itu, dan ia bisa menggunakan jalur kedua kapal untuk mempersempit area seluas 600 mil persegi di mana Indianapolis pasti telah tenggelam.

Miliarder Paul Allen mendanai ekspedisi menggunakan kapal penelitiannya yang telah menemukan tempat peristirahatan terakhir dari banyak kapal militer untuk menemukan Indianapolis.

Pada 19 Agustus 2017, tim Allen menemukan Indianapolis 18.000 kaki di bawah permukaan. Ini adalah salah satu bangkai kapal terdalam yang pernah ditemukan.

Lokasi Indianapolis dianggap sebagai kuburan perang dan tidak boleh disentuh.

Ini adalah monumen pengorbanan yang dilakukan oleh kru kapal untuk mengakhiri Perang Dunia II.

Pada 20 Desember 2018, awak Indianapolis dianugerahi Medali Emas Kongres - penghargaan sipil tertinggi di Amerika Serikat.(*)

Artikel ini tayang di Intisari-online dengan judul "'Kisah Mengenaskan Kapal Indianapolis AS, Sudah Ditenggelamkan dengan Rudal Jepang, Awaknya yang Selamat Malah Jadi Santapan Hiu"

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved