Breaking News:

LPM SAS Bangka Belitung Sosialisasi LKD Bagi Dosen di Wilayahnya, Ini Harapan Warek I

Ketua LPM IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.Si menyampaikan sejak dini Dosen harus melaporkan setiap apa yang dikerjakannya.

IAIN SAS Bangka Belitung
LPM SAS Bangka Belitung sosialisasi LKD bagi dosen di lingkungannya, Selasa (9/2) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Lembaga Penjamin Mutu (LPM), Institut Agama Islam Negeri Syaik Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung (Babel) laksanakan Sosialisasi Laporan Kinerja Dosen (LKD), Selasa (9/2/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat  Gedung Terpadu IAIN SAS Babel ini dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor I dan dihadiri ketua LPM beserta pegawai dan staf dilingkungannya, PNS, CPNS dan DTBPNS.
Ketua LPM IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.Si menyampaikan sejak dini Dosen harus melaporkan setiap apa yang dikerjakannya.

Hal ini terkait dengan penilaian kinerja dan evaluasi jabatan sebagai dosen, mereka memiliki tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan.

"Karena jabatan dosen ada yang mengikat, maka kita harus saling mengingatkan, kami dari LPM sudah melakukan sosialisasi tentang laporan ini. Kedepannya mungkin sosialisasi ini lebih ke hal-hal yang detail," ujar Dr. Irawan

Dia melanjutkan, seorang dosen memiliki tugas wajib yang harus dijalankannya, yakni mengajar, kemudian juga ada membimbing mahasiswa dan lain sebagainya.

Selain tugas tersebut, ada juga pengabdian masyarakat. Misalnya menjadi pendamping bagi mahasiswa kuliah kerja nyata, peraktek kerja lapangan dan sebagainya.

"Jadi dosen seharusnya sudah punya rencana kedepannya apa yang akan dilakukannya, misalnya kewajibannya mengajar atau lainnya. Terkait hal tersebut jangan lupa itu dilaporkan agar mempermudahkan dosen-dosen kedepannya jika ingin naik pangkat," terangnya.

Ia menyebutkan, pihaknya  bersedia berdiskusi dan membantu dosen-dosen jika ingin mengetahui secara spesifik terkait dengan LKD.

Disisi lain, Wakil Rektor I, IAIN SAS Babel, Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag, mengatakan Dosen harus standby dilokasi penempatannya dan membantu unit yang ditempatkan.

Selain itu, dosen juga harus memenuhi angka kredit sesuai tridarma perguruan tinggi, misalnya tentang pengabdian pada masyarakat dan lain sebainya.

Dr. Rusydi berharap kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada dosen tentang tugas dan kewajibannya.

"Sebelumnya, waktu pembekalan CPNS awal Januari kemarin hal ini telah kami singgung dan sekarang lebih mempertegasnya lagi terkait tugas dan tanggung sebagai dosen. Jadi ini perlu menjadi diperhatikan karena jangan sampai kedepannya tidak tahu apa tugas dosen," ujanya. (Mega)

Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved