Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Molen Akui Wartawan Kini Semakin Banyak, Berharap Pers Punya Kompetensi Dari Segi Penulisan

Hari Pers Nasional (HPN) ke-75, Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) berharap insan pers dapat menjadi mitra pemerintah Kota Pangkalpinang

Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Mualan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hari Pers Nasional (HPN) ke-75, Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) berharap insan pers dapat menjadi mitra pemerintah Kota Pangkalpinang untuk lebih baik lagi.

"Yang pasti dapat menjadi sahabat dan kawan kami menyampaikan informasi-informasi yang sebenar-benarnya, kalau baik katakan baik kalau jelek katakan jelek, sehingga memang menjadi kritisi bagi Kota kami," kata Molen kepada awak media usai mengahdiri peresmian sekretariat PWI Babel, Selasa (9/2/2021).

Kata Molen, saat ini sinergitas antara pemerintah kota Pangkalpinang dengan insan pers sudah terjalin dengan baik.

"Kami sudah punya media centernya, biro Humas kami juga baik, Kominfo sudah baik, tinggal ditingkatkan lagi lah agar semakin baik," ucapnya.

Diakui Molen, saat ini para wartawan sudah semakin banyak. Ia ingin mestinya setiap wartawan memiliki kompetensi dari segi penulisan.

"Sekarang banyak ya, semuanya baik ya tapi mungkin kami rasa jadi wartawan itu perlu ada kompetensi masing-masing, baik dari segi penulisan kan ada aturannya, jadi tidak sembarang jadi wartawan, dan dalam mendirikan media ada aturan juga yang harus dipenuhi," ungkap Molen.

Menurutnya, pemerintah selalu siap bersinergi untuk menyampaikan informasi dan menjalin kerjasama yang baik dengan teman-teman media.

"Akan tetapi dengan cara-cara yang benar  dengan cara yang baik sesuai aturan. Sekarang ini kan jumlah udah banyak sekali, kalau disusun-susun banyak sekali ya," lanjutnya.

Kata Molen, dulu wartawan sedikit tapi kalau ada tulisan "Pers" di dada bajunya lebih bermakana. Namun kalau sekarang dirinya suka tiba-tiba terkejut banyak bermunculan wartawan baru.

"Mohon izin ya ini bukan kritik, tapi ini semacam menyampaikan sesuatu yang saya amati sekarang, jujur sekarang sering terkejut si A tenyata sudah jadi wartawan. Sehingga ada tanda kutip ada sedikit kepentingan disitu, inikan menyebabkan Karena nila setitik, rusak susu sebelanga, hanya karena satu kesalahan kecil, dapat menyebabkan semuanya salah," jelasnya.

Molen berharap, hal demikian tidak terjadi pada wartawan di Bangka Belitung, terkhusus di pemerintah Kota Pangkalpinang.

"Kami mensuports sifatnya, kami di Kota siap bersinergi dengan wartawan di Kota Pangkalpinang. Kami mendukung dengan hadirnya sekretariat PWI ini, yang sah yang legal tempatnya, dan merekalah yang menentukan mana wartawan yang bekompetensi itu," ucapnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved