Breaking News:

Saat Tubuh Mulai Tak Sanggup Mengolah Gula Darah, Ternyata ini Titik Kritis Diabetes

Diabetes bisa menjadi penyakit mematikan terutama ketika tubuh sudah mulai memecah lemak dengan proses yang terlalu cepat. Ini terjadi karena tubuh...

Bangkapos.com
Ilustrasi diabetes__ Saat Tubuh Mulai Tak Sanggup Mengolah Gula Darah, Ternyata ini Titik Kritis Diabetes 

Saat Tubuh Mulai Tak Sanggup Mengolah Gula Darah, Ternyata ini Titik Kritis Diabetes

BANGKAPOS.COM -- Diabetes melitus atau biasa disebut diabetes saja adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) di dalam darah.

Karenanya memilih makanan untuk penderita diabetes memiliki peran penting untuk menjaga kadar gula di dalam darah.

Kondisi ini juga sering disebut sebagai penyakit gula atau kencing manis.

Adapun diabetes bisa menjadi penyakit mematikan terutama ketika tubuh sudah mulai memecah lemak dengan proses yang terlalu cepat.

Ini terjadi karena tubuh tak bisa lagi mengolah gula darah sehingga menggunakan lemak sebagai pengganti glukosa.

Begini Ternyata Cara Mengatasi Asam Lambung Naik, Kenali Sejumlah Penyebabnya, Jangan Sepelekan!

Jangan Panik, Ini 5 Cara Mengatasi Sesak Napas Secara Alami

Tak Ada yang Menyangka, Inilah 4 Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan Menurut Sains

Di saat bersamaan, proses pembakaran lemak menghasilkan senyawa asam yang bernama keton. Ini bisa mempengaruhi darah menjadi lebih asam.

Dalam istilah medis, kondisi tersebut dinamakan Ketoasidosis Diabetik (DKA), sebuah kondisi yang membahayakan jiwa para penderita diabetes.

Penyebab Ketoasidosis Diabetik (DKA)

DKA terjadi ketika insulin dalam tubuh sangat rendah sehingga :

  • Glukosa (gula darah) tidak bisa masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai sumber bahan bakar.
  • Hati menghasilkan gula darah dalam jumlah besar.
  • Lemak dipecah terlalu cepat untuk diproses oleh tubuh.
  • Lemak dipecah oleh hati menjadi bahan bakar yang disebut keton.

Pramugari Cantik ini Pacari Prajurit Kopassus, 20 Tahun Kemudian Pacar Jadi Jenderal Paling Ditakuti

PSK Ini Dibayar Rp 192 Juta di Bawah Lampu Remang-remang, Heran Uangnya Malah Tak Masuk Mesin ATM

Halaman
123
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved