Breaking News:

Siswi SMA di Pangkalpinang ini Khawatir Tak Lulus Sekolah Meski UN Ditiadakan, Ini Alasannya

Kekhawatiran menghantuinya, lantaran Ujian Nasional (UN) ditiadakan Mendikbud Nadiem Makarim. Sebab kriteria kelulusan ditentukan dari sekolah.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Tribunnews/Jeprima
Sejumlah siswa belajar bersama sebelum mengikuti Ujian Nasional. Mendikbud Nadiem Makarim telah menghapus Ujian Nasional. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Nadia Juniarti (17), pelajar SMAN 1 Pangkalpinang mengaku khawatir dirinya dinyatakan tak lulus sekolah nantinya.

Kekhawatiran tersebut semakin menghantuinya, lantaran Ujian Nasional (UN) ditiadakan Mendikbud Nadiem Makarim. Sebab kriteria kelulusan ditentukan dari sekolah dan nilai-nilai tugas.

Nadia mengakui, sejak Maret 2020 lalu dirinya sudah menjalani pelajaran melalui daring. Hal ini pula yang menyebabkan kekurangan penguasaan materi pembelajaran.

Kata Nadia, ia kerap kali tak mengerti seutuhnya pelajaran yang dipaparkan oleh guru melalui daring. Hingga sering membuatnya kebingungan saat mengerjakan tugas.

"Ujian Nasional (UN) ditiadakan kita diganti dengan ujian praktikum, bikin makalah karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan pandemi ini lah. Khawatir tidak lulus itu pastilah, soalnya kan dikasih tugas tuh tapi suka bingung mengerjakannya, karena tidak pernah dijelaskan," ungkap Nadia kepada Bangkapos.com, Selasa (9/2/2021).

Menurutnya, selama dua semester kemarin nilai rapornya terbilang cukup baik meskipun sebetulnya dirinya tak begitu juga memahami materi pembelajaran.

Apalagi, baru-baru ia dikagetkan tiba-tiba sudah kelas 3 SMA, baru saja ia menginjak kelas 2 namun sudah dihadapkan dengan covid-19 yang membuat semua aktivitas sekokah terhent. Sekarang ia akan dihadapkan dengan ujian akhir atau ujian kelulusan tanpa dirinya datang ke sekolah.

"Kaget si kemarin waktu awal-awal tiba-tiba lah kelas 3 SMA, sementara masuk sekolah aja udah enggak, kemarin baru jelas dua sekarang udah tiba-tiba kelas tiga, mau ngadepin ujian akhir lagi," bebernya.

Dia menyebutkan, saat ini dirinya betul-betul merindukan suasan sekolah, belajar di sekolah, bermain di sekolah.

"Rindu pokoknya, rindu sama teman-teman, semua guru, penjelasan langsung dari guru biar kita semua paham, ga kayak gini terus," sebutnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved