Breaking News:

Demo Besar-Besaran di Myanmar Tolak Kudeta Militer, Satu Wanita Roboh Ditembak Polisi di Kepala

Polisi menggunakan peluru karet dan peluru tajam melawan pendemo yang menolak kudeta militer di Myanmar

Editor: Hendra
STR/AFP
Demonstran menentang kudeta militer di Myanmar ditembak polisi menggunakan meriam air untuk membubarkan pengunjuk rasa, di Naypyidaw pada 8 Februari 2021 

BANGKAPOS.COM, NAYPYIDAW -  Aksi demo besar-besaran terjadi menentang kudeta militer di Naypyidaw, Myanmar.

Bahkan demo yang berujung anarkis ini mengakibatkan satu orang wanita demonstran ditembak di kepalanya.

Berdasarkan koran lokal The Irrawaddy, polisi disebut menggunakan baik peluru karet maupun tajam melawan pengunjuk rasa yang tak bersenjata.

Karena tindakan itu, enam demonstran dilaporkan mengalami luka, dengan dua di antaranya berada dalam kondisi serius.

Relawan medis yang bertugas saat demonstrasi mengungkapkan, selain demonstran wanita ditembak di kepala, ada juga yang tertembak di dada.

BACA JUGA:

--> Jepang Kekurangan Penduduk, Banyak Perawan dan Perjaka, Sebab Kurang Pengalaman Berhubungan Intim

--> Iran Dibela Badan Atom PBB dan Amerika, Israel Nekat Perang Sendirian, Siap Hancur Ditembaki Rudal

Klip video yang viral di netizen Myanmar menunjukkan perempuan itu langsung roboh ke tanah setelah tertembak.

Polisi di ibu kota Naypyidaw menggunakan peluru untuk membubarkan massa, setelah menyemprot mereka menggunakan meriam air.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved