Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Gubernur Imbau Rayakan Secara Virtual, Jangan Kumpul-kumpul

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengimbau masyarakat untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2572 secara virtual.

Bangkapos.com/Resha Juhari
Perayaan Tahun Baru Imlek Di Kelenteng Kwan Tie Miau Ditiadakan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengimbau masyarakat untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2572 secara virtual.

Pasalnya, perayaan Imlek kali ini, berbeda dengan Imlek tahun sebelumnya karena diadakan di tengah masa pandemi virus Corona atau Covid-19.

Erzaldi juga menganjurkan, perayaan Imlek diselenggarakan secara sederhana dengan membatasi
kegiatan yang menimbulkan kerumunan, seperti acara saling bertamu atau silaturahmi dengan keluarga dan saudara.

"Jadi saya ingin mengimbau, Imlek tahun ini jangan ada acara kumpul-kumpul. Jangan ada acara memeriahkan Imlek dan lain sebagainya. Tapi silahturahmi kami sarankan virtual saja, seperti apa yang sudah dilakukan umat kristiani ketika Natal dan muslim waktu kemarin Idul Fitri dan Idul Adha," ujar Erzaldi, Senin (8/2).

Orang nomor satu di Bangka Belitung ini berharap agar masyarakat lebih bijak dalam merayakan Imlek tahun 2021 ini.

Masyarakat juga diminta untuk mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Khusus untuk Imlek, saya minta kesadaran kita semua dalam merayakan Imlek tahun ini. Saya minta masyarakat mengedepankan prokes dan tidak mengadakan acara kumpul-kumpul atau mengundang orang dalam merayakan imlek," kata Erzaldi.

Ia mengatakan Satuan Tugas Covid-19 Bangka Belitung akan mengambil tindakan tegas bila terjadi kerumunan

"Batasi dengan sebaik-baiknya, tentunya dalam hal ini. Satgas akan melakukan tindakan ketika ada acara perkumpulan yang tidak resmi atau tidak memiliki izin," tegas Erzaldi.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Kelenteng Kwan Tie Miau, Henry Kurniawan perayaan Imlek kali ini akan mengikuti anjuran pemerintah mencegah penularan Covid-19.

"Tidak ada perayaan malam Tahun Baru Imlek di Kelenteng Kwan Tie Miau, baik itu barongsai ataupun perayaan lainnya. Kita tetap mengikuti aturan pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19 mengurangi kerumunan," sebutnya.

Namun, pihaknya tidak melarang jika ada jemaat yang ingin beribadah ke Kelenteng Kwan Tie Miau.

"Jika ada yang ingin beribadah ke kelenteng, kita perbolehkan, tapi waktunya dibatasi, dan tetap menerapkan protokol kesehatan, karena kita kan ibadahnya tidak berjamah, hanya dilakukan sendiri-sendiri," lanjutnya.
Meskipun masih di tengah pandemi Covid-19 perayaan Imlek tidak menghilangkan makna dan artinya.

"Perayaan Imlek tahun ini tanpa mengurangi arti dan maknanya, meskipun kita tidak ada perayaan, tapi tetap beribadah tetap diperbolehkan tanpa harus berkerumun," imbuh Henry. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved