Breaking News:

Berita Bangka Barat

Lelaki 16 Tahun Ditangkap di Rumah Mertua, Polisi Temukan 50 Paket Sabu di Bawah Kasur

Polisi juga menemukan 50 paket serbuk kristal sabu siap edar dengan berat total 19,23 gram yang disembunyikan RV di bawah kasus tempat tidurnya.

Ist/Polres Babar
Tersangka penyalagunaan narkotika RV bersama barang bukti, saat diamankan di Polres Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat mengamankan seorang remaja laki-laki berinisial RV (16).

Dia ditangkap Minggu (7/2/2021) sekira pukul 02.30 WIB lalu terkait dengan penyalagunaan narkotika di wilayah hukum Polres Bangka Barat.

Polisi juga menemukan 50 paket serbuk kristal sabu siap edar dengan berat total 19,23 gram yang disembunyikan RV di bawah kasus tempat tidurnya.

RV ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat, di rumah mertuanya di jalan Gang Surau, Kampung. Jawa, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Muntok, Bangka Barat.

Selain 50 paket sabu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa satu timbangan digital,
uang tunai senilai Rp250 ribu, satu kotak headset, satu kotak handphone, kantong plastik dan satu dompet hitam.

KBO Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat, Ipda Miyohan, mengatakan, penangkapan RV, bermula dari adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan di sekitar Gang Surau, kerap terjadi transaksi narkoba.

Berangkat dari informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan. Setelah dipastikan keberadaan pelaku, polisipun langsung melakukan penggerbekan.

"Saat dilakukan penggeledahan di bawah kasur pelaku ditemukan 50 paket plastik bening yang berisi butiran kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 19,23 gram dan satu timbangan digital," ujar KBO Sat Resnarkoba Polres Bangka Barat Ipda Miyohan, Rabu (10/2/2021).

Sejauh ini, lanjut Miyohan, RV masih menjalani pemeriksaan intensif. Selain itu, polisi juga masih mendalami dan memburu pemasok sabu kepada pelaku.

RV dijerat pasal 112 dan 114 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancama hukuman paling singkat 5 tahun penjara.

"Sejauh ini kasusnya masih kami dalami, termasuk memburu pemasok dan jaringan jaringan pelaku lainnya. Untuk pasal yang kita kenakan 112 dan 114 undang undang narkotika," pungkasnya. (*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved