Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dinilai Tak Lagi Berfungsi, Pemkot Akan Bongkar Bangunan Kanopi di Pasar Mambo dan Pasar Induk

Pemerintah Kota Pangkalpinang (Pemkot) akan melaksanakan pembongkaran bangunan Kanopi yang berada di Pasar Mambo

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Andini Dwi Hasanah
Bangunan Kanopi di Pasar Mambo Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kota Pangkalpinang (Pemkot) akan melaksanakan pembongkaran bangunan Kanopi yang berada di Pasar Mambo, Gang Singapur Kelurahan Masjid Jamik serta kanopi yang berdiri di depan Kelenteng Kwan Tie Miau atau dekat pasar induk Kota Pangkalpinang.

Sekretaris Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota  Pangkalpinang, Syafaruddin menyebutkan,
bangunan tersebut ingin dirobohkan sebab diniai tidak lagi berfungsi, bahkan sudah dalam keadaan rusak berat.

"Dengan alasan bangunan kanopi tersebut sudah dalam keadaan rusak berat, tidak berfungsi lagi, dan sangat berbahaya terhadap keselamatan jiwa masyarakat serta tidak ditemukannya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bangunan kanopi tersebut," kata Syafaruddin kepada Bangkapos.com, Kamis (11/2/2021).

Seketaris Bakeuda yang kerap disapa Uddin itu mengatakan, melalui media massa ini, diumumkan bahwa barang siapa yang merasa memiliki atau menguasai bangunan kanopi tersebut, dipersilahkan segera melaporkan atau menghubungi Pemerintah Kota Pangkalpinang di Badan Keuangan Daerah.

"Yang merasa memiliki atau menguasai bangunan kanopi tersebut silahkan datang langsung ke Kantor Bakeuda, dengan menunjukkan bukti atau dokumen kepemilikan ditunggu paling lambat tujuh hari kalender terhitung sejak tanggal pengumuman ini diterbitkan," bebernya.

Kata Uddin, apabila sampai dengan tujuh hari, tidak ada laporan baik secara perorangan maupun badan hukum yang disampaikan dengan membawa bukti atau dokumen pendukung, maka Pemerintah Kota Pangkalpinang akan segera melaksanakan Pembongkaran Bangunan Kanopi tersebut.

"Kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Nomor WA : 0823-7766-0871 (Syafaruddin) dan 0852-6798-0013 (M. Nasir)," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved