Breaking News:

Berita Kriminalitas

Dua Pelaku Bantah Mengaku Polisi Saat Melakukan Pemerasan Terhadap Remaja yang Pacaran di Pantai

Dua pelaku kasus pemerasan yakni SU dan AN membantah melakukan pemerasan. 

Penulis: Widodo | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Widodo
Konferensi pers oleh Polres Bangka Tengah mengenai pengungkapan tiga kasus yakni curas, curat dan pemerasan bertempat di Polres Bangka Tengah pada Kamis (11/2/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dua pelaku kasus pemerasan yakni SU dan AN membantah melakukan pemerasan

Keduanya tidak mengaku sebagai anggota kepolisian kepada pemuda yang sedang asyik berpacaran di pantai Sumur Tujuh Koba pada Jumat malam (17/1/2021).

"Kami tidak mengaku sebagai anggota polisi kepada korban, hanya mengaku sebagai tokoh masyarakat," ungkap SU kepada wartawan setelah konferensi pers di Polres Bangka Tengah, Kamis (11/2/2021).

Namun pada saat memeras korban, kedua pelaku mengaku sudah mengkonsumsi arak dan pelaku dalam keadaan mabuk.

AN mengaku, uang yang mereka peroleh dari hasil memeras dua remaja itu digunakan untuk membeli arak lagi.

Diketahui, dua pelaku kasus pemerasan yakni SU dan AN kepada pemuda Penyak itu terjadi pada Jumat  (17/01/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB di seputaran Pantai Sumur Tujuh di Kelurahan Padang Mulya, Kecamatan Koba. 

Tersangka Pembacokan Lakukan 26 Adegan, Ini Detik-Detik Pelaku Habisi Nyawa Korban

Kabag Ops Polres Bangka Tengah Imbau Masyarakat yang Merayakan Imlek Indahkan Protokol Kesehatan

Sepekan, Polres Bangka Tengah Berhasil Ungkap Tiga Kasus dari Pemerasan Hingga Curat

Kedua pelaku memeras korban, mengaku sebagai anggota kepolisian meminta uang Rp 300.000, karena korban hanya memiliki uang Rp100.000 kemudian menyerahkan uang yang ada dan memberikan jaminan handphone Oppo Reno F4 yang kemudian dibawa kabur oleh kedua pelaku, sehingga total kerugian korban mencapai Rp 4.050.000.

Atas kejadian itu, Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo menyarankan masyarakat tidak melakukan aktivitas di tempat sepi ketika malam hari yang bisa membahayakan nyawa sendiri.

"Kami menyarankan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di tempat sepi seperti pantai atau tempat lainnya, karena banyak modus-modus kejahatan yang akan terjadi dan bisa mengancam nyawa," imbau kapolres.

"Selain itu kami juga akan gencar melakukan patroli keliling  baik dari Satlantas, Sabhara dan Intel sekaligus melakukan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga diri," ungkap kapolres.

( Bangkapos.com / Widodo ) 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved