Breaking News:

Berita Sungailiat

Panen Padi Raya Sawah di Banyuasin, Bupati Bangka Apresiasi Petani Kelola Lahan Kritis

Bupati Bangka Mulkan, Kamis (11/2/2021), mengikuti panen raya padi sawah di lingkungan pesawahan Desa Banyuasin, Kecamatan Riau Silip. 

Bangkapos.com/Ramandha
Bupati Bangka Mulkan, Kamis (11/2/2021), panen raya padi sawah di lingkungan pesawahan Desa Banyuasin, Kecamatan Riau Silip 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bupati Bangka Mulkan, Kamis (11/2/2021), mengikuti panen raya padi sawah di lingkungan pesawahan Desa Banyuasin, Kecamatan Riausilip. 

Kegiatan syukuranpun digelar Pemkab Bangka, disela kegiatan tersebut.

Menurut Mulkan, panen padi sawah yang digelar hari ini, dilaksanakan di sawah seluas 35 hektare (He).

Diakuinya, Pemkab Bangka sejak dulu memang gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat di daerah yang dimandatkan untuk mengolah lahan sawah yang sudah dicetak oleh pihak TNI.

"Bagi petani yang belum sanggup mengelola, juga akan ditawarkan untuk menggunakan sistem bapak angkat. Sistem ini, ada yang mengelola sawah petani tersebut dan hasilnya tetap dibagi," jelas Mulkan kepada Bangkapos.com.

Ia mengatakan, upaya pemerintah daerahdalam membantu aktivitas pertanian di Kabupaten Bangka sendiri terus dilakukan.

Seperti halnya untuk swasembada beras hingga saat ini terus dilakukan di lahan yang sudah dicetak pihak TNI/Polri dan eks tambang timah yang terbengkalai, di daerah.

Bupati Bangka Mulkan, Kamis (11/2/2021), panen raya padi sawah di lingkungan pesawahan Desa Banyuasin, Kecamatan Riausilip.
Bupati Bangka Mulkan, Kamis (11/2/2021), panen raya padi sawah di lingkungan pesawahan Desa Banyuasin, Kecamatan Riausilip. (Bangkapos.com/Ramandha)

 Untuk itu, Mulkan berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya masyarakat petani dapat terus menanamkan keyakinan tentang upaya dan ketelatenan dalam mengubah lahan kritis menjadi bisa menghasilkan.

"Lahan eks tambang pun kita persiapkan dan kita manfaatkan kembali, dengan mengkolaborasikan dengan peternakan sapi, di desa-desa," ungkapnya.

Bahkan diakuinya, berkat inovasi pemanfaatan lahan eks tambang ini, Kabupaten Bangka juga mendapatkan tambahan DID dari pusat, sebesar Rp 8 miliar.

Mulkan juga memberikan apresiasinya kepada para petani yang sudah membantu mempersiapkan ketahanan pangan.

"Setidaknya mereka (petani) sudah memenuhi dan menyiapkan ketahanan pangan, baik untuk konsumsi sendiri dan kalau bisa juga untuk daerah," kata Mulkan.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved