Breaking News:

Pengakuan Penerima Bansos dari Kementrian Sosial, Kecurangan Juliari Batubara Dikupas di Mata Najwa

Banyak kesaksian warga di Mata Najwa menunjukkan bagaimana kecurangan bansos itu dilakukan pihak pemerintah.

Editor: M Zulkodri
kolase Instagram @najwashihab
Najwa Shihab 

BANGKAPOS.COM ---Masih ingat kasus korupsi bansos Juliari batubara yang menghebohkan warga.

Baru-baru ini sejumlah warga penerima bansos Covid-19 dari program Kemneterian Sosial buka-bukaan soal beras berkutu hitam dan tak layak dikonsumsi.

Banyak kesaksian warga di Mata Najwa menunjukkan bagaimana kecurangan bansos itu dilakukan pihak pemerintah.

Acara Mata Najwa yang dipandu Najwa Shihab yang tayang Rabu (11/2/2021) tadi malam, mengangkat tema "Ironi Korupsi Kala Pandemi".

Pada edisi tersebut, Mata Najwa membahas sederet fakta-fakta kecurangan di balik penyaluran bansos Covid-19.

Ujungnya adalah kasus korupsi di lingkungan Kementerian Sosial yang menjerat eks Menteri Sosial, Juliari Batubara.

Yang menarik ketika Mata Najwa memutar kesaksian sejumlah warga penerima bansos Covid-19.

Mereka mengaku mendapat beras bantuan yang sudah berkutu, kusam, dan tak layak dikonsumsi.

Paket bansos ini diterima oleh keluarga Alexander Matius, salah satu warga di kawasan Jakarta.

"Kalau berasnya berkutu, sudah jelas. Ada yang dalam kondisi yang masih oke, ada yang rada kusam, jadi harus dipisah karena (berasnya) dalam satu kemasan," ungkap Alexander Matius, salah satu penerima bansos Kemensos ketika tampil di acara Mata Najwa, seperti dikutip dari Twitter @MataNajwa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved