Breaking News:

Ahok Bongkar Soal Pilkada DKI 2012 : Ketika Itu Sebenarnya Pendamping Pak Jokowi Bukan Saya

Ahok menceritakan, banyak pihak meragukannya sebagai calon wakil gubernur saat itu karena latar belakangnya

Editor: Iwan Satriawan
Instagram @basukibtp/Tribunnews
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok. 

Saat itu, Ahok-Djarot bersaing dengan pasangan calon Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) - Sylviana Murni, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Pilkada tersebut akhirnya dimenangkan pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua.

Dalam kesempatan yang sama, Ahok pun menjelaskan alasan ia memilih jadi kader PDI-P.

Menurut Ahok, salah satunya alasan ia masuk PDI-P yakni Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang selalu menilai seseorang dari kemampuan bekerja, atau bukan latar belakang suku, agama, ras, dan golongan.

"Saya sendiri bukan cuma ngomong tetapi mengalami, banyak orang takut mencalonkan saya karena dianggap triple minoritas atau apa, tetapi bagi Ibu Ketum tidak. Dia harus menilai orang berdasarkan meritokrasi atau kemampuan seseorang bisa kerja atau tidak," tutur Ahok.

Mau Kaya Jangan jadi Politisi

Pada kesempatan tersebut Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyampaikan pandangannya mengenai anak muda yang memilih jadi politikus.

Menurut Ahok, menjadi politikus bukan jalan untuk kaya raya. Menjadi seorang politikus, kata dia, berarti juga siap mengorbankan kepentingan diri untuk kepentingan orang banyak.

"Ketika Anda memutuskan menjadi seorang politisi, berarti anda siap mengobrankan diri Anda sendiri untuk kepentingan orang banyak. Kalau mau cari kaya jangan jadi politisi, saya kira jadi pengusaha saja," ujar Ahok, Jumat (12/2/2021).

Ahok mulanya menjawab pertanyaan Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Tina Toon tentang pandangannya soal anak muda yang memilih menjadi seorang politisi dalam acara Perayaan Imlek yang diadakan oleh PDIP-P secara virtual.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved