Breaking News:

Ahok Bongkar Soal Pilkada DKI 2012 : Ketika Itu Sebenarnya Pendamping Pak Jokowi Bukan Saya

Ahok menceritakan, banyak pihak meragukannya sebagai calon wakil gubernur saat itu karena latar belakangnya

Editor: Iwan Satriawan
Instagram @basukibtp/Tribunnews
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok. 

Adapun perayaan Imlek virtual tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, Anggota DPR Fraksi PDI-P Sofyan Tan, serta Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto.

Ahok yang kini menjadi Komisaris Utama Pertamina itu juga mengatakan bahwa menjadi politikus butuh komitmen, konsistensi, dan menjaga reputasi.

"Kalau Anda punya reputasi, nama yang baik, itu melebihi kekayaan yang besar. Kalau kita punya nama yang baik, jujur dan bisa bekerja, pasti semua orang akan mempekerjakan kita," tutur Ahok.

Hari ini, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan ucapan Imlek 2572 Kongzili pada umat Konghucu dan masyarakat etnis Tionghoa. Jokowi berharap, semangat Imlek 2021 dapat membawa semangat persaudaraan.

"Semoga kita semua tetap dalam semangat persaudaraan serta dijauhkan dari penyakit dan bencana. Gong xi fa cai," ucap Jokowi melalui akun resmi Twitter, @jokowi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ahok: Ketika Itu Sebenarnya Pendamping Pak Jokowi Bukan Saya...", dan dengan judul "Ahok: Kalau Mau Kaya Jangan Jadi Politisi",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved