Breaking News:

JUMLAH Mahasiswi yang Jadi Simpanan Om-om Meningkat Selama Pandemi Tapi Tidak di Indonesia

platform kencan sugar daddy terbesar di Asia, lonjakan mengejutkan sebesar 40 persen diamati pada pendaftaran di antara siswa dari Januari 2021

Capture Instagram
ilustrasi foto 

BANGKAPOS.COM - Pandemi membuat sejumlah orang atau kelompok orang kehilangan arah. Bahakan beberapa memilih jalur tak lazim untuk memanfaatkan pandmei.

Semakin banyak mahasiswa Malaysia yang menjadi "bayi gula" karena meningkatnya kasus Covid-19 dan pengetatan SOP untuk Perintah Kontrol Gerakan.

Menurut Sugarbook, platform kencan sugar daddy terbesar di Asia, lonjakan mengejutkan sebesar 40 persen diamati pada pendaftaran di antara siswa dari Januari 2021.

Angka-angka ini menunjukkan keputusasaan finansial yang dialami para siswa.

Sejak penerapan MCO 1.0 pada bulan Maret tahun lalu, universitas negeri dan swasta terpaksa ditutup dan siswa menggunakan pembelajaran online.

Terlepas dari sistem yang baru, biaya kuliah universitas tetap sama yang terbukti menjadi salah satu pengeluaran paling menantang bagi kebanyakan keluarga.

Darren Chan, Pendiri, dan CEO Sugarbook mengatakan melalui kencan gula, para siswa tidak hanya mendapatkan hadiah uang, tetapi mereka juga dapat mengejar kemajuan karier dengan terhubung dengan individu-individu berpenghasilan tinggi.

“Masa sulit. Platform kami memberikan kesempatan untuk mendapatkan bantuan ekonomi selama masa-masa yang tidak menentu ini.

Berkencan dengan seseorang yang lebih sukses atau berpengalaman ada manfaatnya. "

Dia menambahkan bahwa dengan semakin dekatnya Hari Valentine, bayi gula rata-rata mendapat tunjangan bulanan hingga RM2.500 yang merupakan bantuan besar bagi mahasiswa yang kesulitan, terutama selama masa-masa sulit ini.

Halaman
123
Editor: Edi Yusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved