Breaking News:

Cara Mengurangi Rasa Sakit di Malam Pertama hingga Bedakan Orgasme Bohongan Pada Wanita

ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk meringankan rasa sakit di momen malam pertama dan membuat pengalaman tersebut lebih memuaskan

zena.rtl.h dan societyindia.com
Cara Mengurangi Rasa Sakit di Malam Pertama hingga Bedakan Orgasme Bohongan Pada Wanita 

Cara Mengurangi Rasa Sakit di Malam Pertama hingga Bedakan Orgasme Bohongan Pada Wanita

BANGKAPOS.COM - Pengalaman melepas keperawanan berbeda-beda bagi setiap orang.

Beberapa orang mengatakan momen tersebut menyakitkan, sementara yang lainnya tidak melaporkan rasa sakit sama sekali.

Namun ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk meringankan rasa sakit di momen malam pertama dan membuat pengalaman tersebut lebih memuaskan.

Dilansir Medical News Today, keperawanan bukanlah istilah medis dan setiap orang bisa jadi memandangnya secara berbeda pula.

Namun, bagi banyak orang, istilah ini mengacu pada pentrasi seks melalui vagina.

Baca juga: Kak Seto Menderita Kanker Prostat, Pria Wajib Kenali Gejala, Penyebab hingga Cara Mencegahnya

Baca juga: Puluhan Burung Layang-layang Pangkalpinang Mati Terperangkap Jaring di Kabel Listrik, Ini Potretnya

Baca juga: Zodiak Besok Minggu 14 Februari 2021: Aquarius Beruntung, Libra Tampaknya Punya Sentuhan Magis

Selain Sudah di Ranjang, Inilah Sejumlah Manfaat Menakjubkan Bercinta di Pagi Hari
Selain Sudah di Ranjang, Inilah Sejumlah Manfaat Menakjubkan Bercinta di Pagi Hari (iStockphoto)

Pahamilah bahwa penetrasi seks bisa terasa menyakitkan karena berbagai hal, bukan hanya karena hilangnya keperawanan.

Beberapa orang meyakini itu disebabkan oleh robeknya selaput dara atau lapisan tipis yang menutupi vagina yang dialami beberapa orang saat pertama kali berhubungan seks.

Namun, tidak semua orang memiliki selaput dara dan bahkan jika mereka memilikinya, selaput dara mungkin tidak robek saat berhubungan seks.

Rasa sakit ketika malam pertama juga bisa disebabkan oleh kurangnya lubrikasi, kecemasan yang menyebabkan kejang otot, atau pasangan yang terlalu terburu-buru atau terlalu kuat.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved