Breaking News:

Kadinkes Pangkalpinang Beberkan Alasan Gelar Rapid Antigen di Pintu Masuk Kota

Rapid Antigen yang dilakukan gabungan oleh satgas covid-19 kota Pangkalpinang diakui sesuai pedoman Kemenkes RI.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim (MH) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Rapid Antigen yang dilakukan gabungan oleh satgas covid-19 kota Pangkalpinang kemarin di pintu masuk Kota Pangkalpinang dari Sungailiat Kabupaten Bangka menui banyak komentar dari bebagai pihak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim (MH), menegaskan pihaknya Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta Polres Pangkalpinang selaku satgas covid-19 hanya menjalankan sesuai dengan pedoman Kemekes RI yang mana setiap Kabupaten dan Kota diminta untuk mengawasi setiap pintu-pintu masuk wilayahnya.

"Kita hanya melakukan sesuai dengan pedoman, terus itu juga rekomendasi dari BPK dalam audit pemeriksaan kinerja kami kemarin didapatkan kita Satgas Covid kota belum ada melakukan pemeriksaan diwilayah perbatasan, itulah makanya kita laksankan," ungkap Hakim kepada Bangkapos.com, Sabtu (13/2/2021).

Menurutnya, dengan pemeriksaan tersebut juga dapat mengetahui betapa berfaedahnya perjalanan masyarakat antar Kota.

"Intinya itu kita tidak ada unsur politis-politis kami hanya menjalankan tugas, intinya kami hanya ingin berusaha semaksimal mungkin bekerja, mengenai ada kesalahan-kesalahan sedikit kita sama-sama evaluasi," jelasnya.

Ditegaskan Hakim, pihaknya hanya melaksanakan amanat pedoman penanganan covid-19 revisi V Bab III dari Kemekes RI.

Tak hanya itu, Badan Pengawasan Keuangan (BPK) merekomendasikan kepada Wali Kota Pangkalpinang selaku Ketua Satuan Rekon Tugas Penanganan COVID-19 agar:
a. Menyusun dan memperbaharui Rencana Operasi (Renops) dan strategi penemuan kasus sesuai dengan skenario transmisi;
b. Meningkatkan koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan instansi terkait lainnya untuk penemuan kasus aktif pada pintu masuk;
c. Mengkoordinasikan pelaksanaan tracing di titik perbatasan secara terus menerus;

"Kami juga sudah koordinasi dengan pak Mikron selaku Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Provinsi Bangka Belitung," ucapnya.

Hakim berharap dengan adanya kegiatan kemarin semoga saja mendaptkan manfaat yang baik, meskipun juga ada pro dan kontranya.

"Menanggapi pandangan yang kontra kegiatan kami kemarin di sini kami sampaikan bahwa kami hanya menjalankan amanat yang terdapat di peraturan menteri kesehatan atau pedoman penanganan covid-19 revisi ke V bab III serta rekomendasi BPK, tidak untuk mencari politik, semoga permasalahan ini tidak membuat teman-teman kami berhenti bergerak untuk menurunkan angka kejadian covid-19 baik di Pangkalpinang maupun pulau Bangka," sebut Hakim.

( Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved