Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Menyibak Sejarah Pantai Sumur Tujuh Koba, Peninggalan Zaman Penjajahan, Begini Kondisinya Sekarang

Pantai Sumur Tujuh Kelurahan Padang Mulia, Kecamatan Koba, Bangka Tengah (Bateng)  merupakan destinasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan

bangkapos.com
Pengunjung saat berwisata ke  Pantai Sumur Tujuh Kelurahan Padang Mulia, Kecamatan Koba, Bangka Tengah pada Jumat (12/2/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pantai Sumur Tujuh Kelurahan Padang Mulia, Kecamatan Koba, Bangka Tengah (Bateng)  merupakan destinasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Pantai Sumur Tujuh hanya berjarak kurang lebih 3 km dari pusat Kota Koba Kabupaten Bangka Tengah.

Pemandangan indah di tepi pantai dan terdapat tujuh buah sumur peninggalan zaman penjajahan dulu.

Konon, sumur tujuh tersebut dijadikan tempat untuk menampung air laut melalui lubang di dalamnya yang mengarah kelaut dan dijadikan juga sebagai tempat pembuatan garam.  

Ketua Kelompok  Sadar Wisata (Pokdarwis) pantai Sumur Tujuh Pasang Mulia, Abdurachman Sidik (51) mengatakan sumur tujuh tersebut dibangun pada jaman Jepang sejak tahun 1942 untuk pembuatan garam.

"Sumur ini sejarah pada Zaman Jepang Tahun 1942 tempat pembuatan garam dan jadi saksi-saksi nenek moyang yang bekerja dengan Orang Belanda," katanya kepada Bangkapos.com, Jumat (12/2/2021).

Abdurachman Sidik menambahkan, pada saat pembuatan garam oleh orang Jepang gudangnya di dekat bundaran Koba pada saat itu.

Ketika Tahun 1945 Indonesia merdeka dan Jepang menyerah sehingga diusir dari Indonesia. 

Menurutnya, sejak Tahun 2016 pihaknya membentuk kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebanyak 80 anggota mengelola kembali pantai dan sumur tujuh.

"Sebelumnya airnya kering dan banyak berisikan sampah, kami olah kembali kuras sampah yang ada di sumur atau perigi dan lama-kelamaan sumur itu berisikan air tawar yakni air hujan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Widodo
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved