Breaking News:

Pengakuan Ahok, Tak Diinginkan Publik Hingga Ungkap Sosok yang Harusnya Dampingi Jokowi

Ahok menceritakan, banyak pihak meragukannya sebagai calon wakil gubernur saat itu karena latar belakangnya.

Editor: Hendra
Instagram @basukibtp/Tribunnews
Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA,  -  Nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi lebih terkenal saat ia mendampingi Jokowi terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Makin mencuat namanya ketika Jokowi jadi Presiden dan ia menggantikannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Rupanya dibalik kisah Ahok bisa mendampingi Joko Widodo di DKI Jakarta saat itu, ada kisah yang baru diungkapkan oleh Ahok.

Ia mengakui bahwa ia calon yang tak diharapkan piblik saat itu. Bahkan disebut-sebut, bila Ahok mendampingi Jokowi justru akan merugikan Jokowi.

Ahok menceritakan, banyak pihak meragukannya sebagai calon wakil gubernur saat itu karena latar belakangnya.

BACA JUGA:

--> Joe Biden Telpon Xi Jinping, Awalnya Ucapkan Selamat Imlek, Tiba-Tiba Memanas Dituduh Lakukan Ini

"Saya hanya dengar, ketika itu sebenarnya pendamping Pak Jokowi bukan saya sebetulnya. Karena kalau saya kan akan menurunkan nilai seorang Pak Jokowi, saya turunan Tionghoa, agama saya bukan yang mayoritas," kata Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam acara Perayaan Imlek yang diadakan oleh PDIP-P secara virtual, Jumat (12/2/2021).

Melalui Pilkada DKI Jakarta 2012, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam dua kali putaran.

Kala itu, Jokowi-Ahok berhasil mengalahkan 5 pasangan calon (paslon) lain yaitu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Alex Noeedin-Nono Sampono.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved