Rabu, 15 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

125 Santri IC Sungailiat Terpapar Covid-19, Gubernur Perintah Lakukan PPKM

Mikron mengapresiasi pihak IC yang cepat tanggap melakukan tindakan penanggulangan terhadap sejumlah santri yang terkonfirmasi positif melalui rapid

Editor: khamelia
(Ramandha)
Situasi satu di antara lokal karantina di IC 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Sekretariat Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa mendatangi pesantren IC Sungailiat Minggu, (14/2/2021)

Kedatang Mikron berdasarkan kabar mengejutkan terkait situasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka, yakni 125 orang baik santri dan tenaga pengajar di pondok pesantren IC, Sungailiat terpapar Corona.

Mikron mengapresiasi pihak IC yang cepat tanggap melakukan tindakan penanggulangan terhadap sejumlah santri yang terkonfirmasi positif melalui rapid antigen tersebut.

"Apa yang dilakukan mereka (IC) telah baik. Ketika banyak yang positif, segera melapor, segera melakukan tindakan terukur. Kami sangat mengapresiasi. Karena fantastis ya, 125 orang yang terpapar itu," jelasnya.

Mikron menyebutkan, langkah-langkah selanjutnya, Satgas Penanggulangan provinsi Bangka Belitung dengan sejumlah pihak terkait penanganan dan satgas Covid-19 Kabupaten Bangka akan melakukan koordinasi untuk proses karantina santri.

"Yang paling awal kita pikirkan, bagaimanapun caranya, memutus mata rantai penyebaran (Covid-19) antar para santri ataupun keluarga para santri," katanya.

Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga akan diberlakukan di kawasan setempat. Mengingat, keputusan itu telah berdasarkan keputusan bersama melalui rapat terbatas hari ini.

"Sesuai arahan gubernur, melalui saya yang meminta untuk diberlakukan PPKM. Jadi, orang yang akan masuk ke sini bisa dibatasi dulu. Untuk membatasi dan memutus rantai penyebarannya," kata Mikron.

Kabid Pendidikan IC Sungailiat, Murjadi menuturkan, jumlah stakholder pesantren yang terpapar sendiri terbagi atas 121 orang santri, 3 pembina/pengajar dan 1 orang tenaga kerja dapur.

Dalam rapat terbatas bersama elemen terkait penanggulangan Corona, Murjadi mengungkapkan, karantina para santri direncanakan dibagi menjadi beberapa asrama.

"Kami juga sudah koordinasi dengan pihak RS Medika Stania. InsyaAllah aturan akan diberlakukan sesuai standar Covid-19. Termasuk makanan dan gizi kita tambahkan. Memang tugas kami menyelamatkan anak," tegasnya.

Menurutnya, pihak IC juga akan mengupayakan setelah 2 minggu kedepan akan melakukan rapid test selanjutnya. Namun, ada pemberitahuan dari pihak Pemkab Bangka, juga akan melakukan swab.

"Kita sengaja tidak mengabarkan langsung kepada orang tua mereka, pada saat diketahui positif. Kami tidak ingin para orang tua panik," tuturnya.

Dirinya pun menyampaikan, dengan kedatangan Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Bangka Belitung bersama elemen terkait penanganan Covid-19 lainya hari ini dapat memberikan motivasi kepada para santri untuk segera pulih.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved