Breaking News:

Efek Kanker Prostat Sangat Mengancam Kesehatan, Ini 7 Cara Mencegahnya

Kanker prostat (prostate cancer) adalah pertumbuhan sel yang abnormal dan tidak terkontrol di kelenjar prostat

Freepik.com
Ilustrasi Kanker Prostat 

BANGKAPOS.COM - Kanker prostat (prostate cancer) adalah pertumbuhan sel yang abnormal dan tidak terkontrol di kelenjar prostat.

Melansir Hello Sehat, kelenjar prostat adalah salah satu bagian organ reproduksi yang dimiliki oleh pria.

Organ ini berfungsi untuk memproduksi cairan yang melindungi dan mengangkut sperma.

Prostat terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra atau saluran kencing.

Ukurannya bervariasi seiring dengan bertambahnya usia.

Pada pria muda, ukurannya seperti kacang kenari, tetapi bisa bertambah besar ketika memasuki usia dewasa.

Umumnya, sel kanker muncul pertama kali di sel-sel bagian luar kelenjar prostat.

Pertumbuhannya cenderung sangat lambat dan tidak berpotensi menyebar.

Namun, pada beberapa kasus, sel kanker dapat berkembang dengan cepat dan menjalar ke bagian tubuh lain.

Berdasarkan laporan World Cancer Reasearch Journal, kanker prostat menempati urutan ke-6 sebagai penyebab kematian pria terbanyak.

Kita perlu melakukan berbagai cara pencegahan, mengingat efek kanker prostat yang sangat mengancam kesehatan dan kelangsungan hidup kita.

Masih melansir Hello Sehat, berikut tujuh cara mencegah kanker prostat:

1. Kurangi konsumsi lemak hewani dan produk susu

Penelitian menunjukkan pria yang mengonsumsi makanan tinggi lemak hewani seperti susu, keju, dan daging merah memiliki risiko kanker prostat yang lebih tinggi.

Dr. David Wise dari Perlmutter Cancer Centre di NYU Langone, Amerika Serikat menyarankan agar kita mengonsumsi lemak sehat yaitu lemak yang berasal dari alpukat dan kacang-kacangan.

2. Hindari gaya hidup merokok

Merokok juga dapat meningkatkan risiko kanker prostat.

Penelitian sebelumnya menyebutkan perokok berisiko sekitar 24 hingga 30 persen lebih besar untuk mengalami kanker prostat.

Merokok bisa menyebabkan seseorang terkena kanker prostat agresif, yaitu jenis kanker yang penyebarannya lebih cepat.

3. Perbanyak konsumsi sayuran dari keluarga cruciferous

Sayuran yang berasal dari keluarga cruciferous ini memiliki manfaat yang telah teruji untuk membantu mencegah kanker.

Berdasarkan data National Cancer Institute, sayuran ini kaya akan nutrisi seperti karotenoid, vitamin C, E, dan K, folat, serta mineral.

Selain itu, sayuran ini juga mengandung sekelompok zat yang dinamakan glucosinolates alias bahan kimia yang mengandung sulfur.

Ketika sayuran ini mulai masuk ke saluran pencernaan, zat glucosinolates dipecah untuk membentuk senyawa aktif yang bisa memberikan efek antikanker.

Baca juga: 4 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker Prostat

Jenis sayuran cruciferous yang perlu kita untuk mencegah kanker prostat yaitu bokchoy, brokoli, kubis, kembang kol, lobak, dan selada air.

4. Menjaga berat badan ideal

Banyak penelitian membuktikan berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko kanker prostat.

Sayangnya, peneliti juga belum menemukan hubungan pasti mengapa kegemukan membuat seseorang menjadi lebih rentan terkena kanker prostat.

Namun, lebih baik kita melakukan langkah pencegahan dengan menjaga pola makan demi menjaga kesehatan tubuh.

5. Olahraga teratur

Olahraga teratur membantu menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, termasuk mencegah risiko kanker prostat.

Olahraga juga membantu mempertahankan berat badan ideal.

Kita hanya perlu melakukan olahraga 15 hingga 30 menit setiap hari atau tiga jam dalam seminggu untuk mendapatkan manfaatnya.

6. Hindari suplemen vitamin E tambahan

Penelitian 2014 yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute mengklaim terlalu banyak mengonsumsi vitamin E dapat meningkatkan risiko kanker prostat agresif.

Kita hanya perlu mengonsumsi Vitamin E harian sebanyak 15 miligram dari makanan yang biasa kita makan sehari-hari seperti almon, bayam, brokoli, dan alpukat.

Baca juga: Pria Mesti Tahu, 5 Makanan untuk Mencegah Risiko Kanker Prostat

7. Sering bercinta

Sering bercinta ternyata tak hanya membuat hubungan suami-istri menjadi lebih intim.

Peneliti asal Australia, Graham Gliles mengklaim, melakukan ejakulasi secara teratur membantu membersihkan zat karsinogen yang terkandung di dalam cairan semen.

Lewat cara ini, risiko timbulnya kanker prostat di tubuh pun menjadi berkurang.

Temuan tersebut diperoleh dengan meneliti 2.338 pria.

Penelitian juga menguak fakta pria yang masturbasi selama lima kali atau lebih dalam seminggu ternyata memiliki kemungkinan 34 persen lebih kecil untuk terkena kanker prostat di usia 70 tahun. (Kompas.com/Ariska Puspita Anggraini)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tips Hindari Kanker Prostat, Sering Bercinta dan Stop Suplemen Vitamin E

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved