Breaking News:

Oknum Pamen TNI Dipenjara Gegara ''Sunat' Anggaran Makan Pelatihan Bintara Sampai Rp 517,8 Juta

Pengadilan memvonis Letkol EH bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan kekuasaan

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Palu hakim 

Dalam surat putusan hakim itu terlihat bagaimana penyimpangan penggunaan anggaran tersebut terjadi.

Anggaran yang dikutip Letkol EH adalah anggaran makan dan kalori para anggota TNI yang mengikuti pendidikan di komando pendidikan di mana dirinya menjabat komandan.

Komando pendidikan tempat Letkol EH menjabat adalah tempat pendidikan yang bisa menyelenggaran pendidikan untuk peserta TNI maupun dari pihak swasta.

Peserta TNI mendapatkan dukungan dana dari anggaran negara, sedangkan pihak swasta diharuskan menyetor sesuai ketentuan yang sah dan legal.

Sesuai yang tertulis dalam surat putusan, penyelewengan dana tersebut dimulai pada kuartal akhir tahun 2016 di mana Letkol EH mulai menjabat.

Dalam bagian menimbang hakim, Letkol EH diyakini hakim memberi perintah kepada beberapa anak buahnya agar melakukan pemotongan anggaran makan dan kalori dan mentransfer hasil pemotongan itu kepada dirinya dan orang lain.

Anggaran makan dipotong sebesar Rp5 ribu sehingga harusnya Rp41 ribu per siswa jadi hanya Rp36 ribu yang digunakan.

Sedangkan anggaran kalori dipotong Rp2 ribu sehingga harusnya Rp10 ribu jadi hanya Rp8 ribu.

Pada tahun 2016, total anggaran hasil dari pemotongan sesuai perintah Letkol EH adalah sebesar Rp32,6 juta.

Sebesar Rp3,4 juta lalu diperintahkan oleh EH agar dimasukkan ke kas komandi sebesar Rp3,4 juta.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved