Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Enam Kelurahan Kawasan Kumuh di Pangkalpinang Ditargetkan Rampung 2022

Tahun 2014  lalu tercatat ada 14 kelurahan yang masih tergolong dalam lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Pangkalpinang

bangkapos.com
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Pangkalpinang, M Belly Jawari (Andini Dwi Hasanah) 

"Makanya sektor yang terbesar menyebabkan kekumuhan di Kota kita adalah dua itu drainase dan persampahan, dengan dilakukan intevensi beberapa OPD nanti Dinas PUPR, DLH  ini bisa menyelesaikan permasalah kumuh ini, kalau yang lainnya fidka terlalu tinggi," jelasnya.

Menurutnya, kalau Pemkot lakukan intervensi saja sebenarnya drainase, persampahan dan jalan lingkungan, dengan tiga itu enam kelurahan tesebut sudah bisa keluar dari kawasan kumuh.

Enam kelurahan tersebut akan dilakukan intervensi ditahun 2021 menggunakan kaloborasi APBN dan APBD.

Hingga ditargetkan Tahun 2022  Pangkalpinang bebas dari kawasan kumuh.

"Kalau terget kita tergantung, bisa saja nanti di akhir tahun 2021 semua bisa nol bahkan, karena akan kita kekroyok itu di APBD maupun di APBD perubahan jadi tergantung dengan ketersediaan anggaran kita," ujarnya.

Menurutnya, kawasan kumuh ini memang menjadi isu strategis yang harus di selesaikan di Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Belly berharap, kawasan kumuh di  Pangkalpinang Tahun 2022 akan menjadi nol kembali.

"Karena sebetulnya ambang batas kita tidak terlalu tinggi, kalau kita dibandingkan daerah lain kita tidak terlalu parah kawasan kumuhnya. Contoh saja masalah persampahan kita juga terlayani, kalau kita bandingkan dengan daerah lain tidak semua yang terlayani," jelasnya.

"Kita berharap target 2022 itu kita terbebaskan dari kawasan kumuh, Insa Allah dengan kaloborasi semuanya akan tercapai," tambah Belly. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved