Breaking News:

Jokowi Laporkan 12 Barang Gratifikasi, Pulpen Berlian hingga Jam Tangan Bovet AIEB001 Rp4,7 Miliar

Presiden Jokowi melaporkan 12 barang gratifikasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)| satu di antaranya adalah jam Tangan Bovet Bovet AIEB001

Editor: Dedy Qurniawan
ist/bovet.com
Jam tangan Bovet AIEB001 seharga Rp4,7 Miliar yang merupakan satu dari 12 barang gratifikasi yang dilaporkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), 

BANGKAPOS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaporkan 12 barang gratifikasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kedua belas barang itu terdiri dari berbagai macam barang.

Mulai dari lukisan, kalung emas 18 kerat, pulpen berlian hingga jam tangan Bovet AIEB001 seharga Rp4,7 M.

Dilangsir dari kompas.com,  sebanyak 12 barang gratifikasi atas laporan Presiden Joko Widodo (Jokowi) senilai Rp 8,788 miliar kini resmi jadi milik negara.

Sekretariat Negara bersama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan serah terima barang milik negara (BMN) tersebut pada Selasa (9/2/2021) pekan lalu.

Presiden Jokowi sebagai pelapor gratifikasi diwakili oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam prosesi serah terima tersebut.

Heru lantas menyerahkan benda gratifikasi kepala negara ini kepada Pelaksana tugas Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Syarief Hidayat.

Selanjutnya, KPK menyerahkan BMN tersebut kepada Kementerian Keuangan melalui DJKN.

Dengan penyerahan barang oleh KPK kepada Kemenkeu, maka kewenangan pengelolaan BMN selanjutnya ada pada Kemenkeu.

Berpedoman pada ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8/PMK.06/2018, barang-barang ini rencananya dikelola dengan ditetapkan status penggunaannya pada Kementerian Sekretariat Negara untuk mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved