Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Keterlambatan Pelantikan Bupati dan Wakil, Biro Pemerintahkan Jamin Tak Ada Kekosongan Jabatan

Saat ini para calon bupati dan wakil bupati terpilih masih menunggu kapan Surat Keterangan (SK) penetapan dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indone

Bangkapos/Riki Pratama.
Kepala Biro Pemerintahan, Setda Provinsi Bangka Belitung, Kurniawan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Saat ini para calon bupati dan wakil bupati terpilih masih menunggu kapan Surat Keterangan (SK) penetapan dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia keluar untuk dilakukan pelantikan oleh gubernur.

Kepala Biro Pemerintahan, Setda Provinsi Bangka Belitung, Kurniawan, memastikan tidak akan ada kekosongan jabatan, hingga berakhirnya masa jabatan bupati di tiga Kabupaten, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur pada 17 Februari 2021.

"Apabila terjadi keterlambatan, kita sudah antisipasi biar tidak ada kekosongan jabatan, kita sudah menyiapkan teleg untuk memberitahu ke masing-masing daerah, agar bisa mengangkat Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pelaksana harian (PLH),"jelas Kurniawan kepada Bangkapos.com, Senin (15/2/2021) di tempat kerjanya.

Dia mengatakan, bupati definitif yang akan dilakukan pelantikan nanti akan dilantik bersamaan, dari Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur, sementara untuk Kabupaten Bangka Barat masa jabatan bupati baru habis bulan Maret mendatang.

"Kita lakukan untuk tiga Kabupaten ini dahulu, untuk Bangka Barat belum, karena masa jabatan bupatinya habis bulan Maret. Surat permohonan SK sudah masuk dan sedang diproses di Kemendagri, bila nanti sudah keluar baru kita atur jadwal pelantikanya,"ujarnya.

Ia mengatakan dalam SOP penyampaikan surat ke Kemendagri, waktu paling lama yakni sebanyak 14 hari, sehingga kemungkinan surat keterangan pelantikan keluar dalam bulan Februari ini juga.

"Nanti serentak pelantikanya, cuman nanti kami mau rapatkan dahulu dengan biro umum dan yang lain terkait social distancing dalam pelantikan,"ujarnya.

Sementara calon Bupati Bangka Tengah terpilih, Algafry Rahman, mengatakan, dia tidak mempermasalahkan apabila bila terjadi keterlambatan dalam pelantikan, karena ia mempercayai semuanya proses yang dilakukan oleh pemerintah provinsi.

"Kami dapat memaklumi dan memahai kondisi itu, persiapan Insyah Allah dari awal mengikuti petunjuk, buat saya tidak ada masalah, karena saya yakin pemerintahan itu bisa berjalan melayani masyarakat,"ujarnya.

Politisi Golkar ini juga mengatakan pesiapanya yang telah ia lakukan menunggu waktu pelantikan, seperti menjahit baju seragam untuk persiapan pelantikan telah dilakukan.

"Dari awal saya sudah mengikuti petunjuk diminta untuk jahit baju, ya uda saya jahit, baju seragam putih untuk pelantikan, sudah disiapkan, nanti digunakan saat pelantikan,"kata Algafry.

Di mana, untuk diketahui, terdapat empat pasangan calon bupati/wakil bupati yang telah menang dalam Pilkada dan telah ditetapkan KPU sebagai calon terpilih pada Pilkada serentak 2020 di Provinsi Bangka Belitung.

Mereka ialah calon Bupati Kabupaten Bangka Selatan terpilih, Riza Herdavid dengan Debby Vita Dewi, Kabupaten Bangka Barat, Sukirman dengan Bong Ming-Ming

Kabupaten Bangka Tengah, Algafry Rahman dengan Herry Erfian, dan Kabupaten Belitung Timur, Burhanudin dengan Khairil Anwar. (Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved