Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE: Bertambah 138 Kasus Baru Positif Covid-19 di Bangka Belitung, Desa Delas Diberlakukan PPKM  

Data kasus Covid-19 di Bangka Belitung (Babel) kembali bertambah, Senin (15/2/2021) sore. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Bangka Belitung kasus

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Corona Virus babel 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Data kasus Covid-19 di Bangka Belitung (Babel) kembali bertambah, Senin (15/2/2021) sore. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Bangka Belitung kasus positif bertambah 138 orang, jumlah kasus 6.224 kasus.

Kemudian kasus sembuh dari Covid-19 bertambah menjadi, 122 orang, total menjadi 5.274 kasus dan meninggal dunia 0, total kasus masih 97 orang.

Sekretaris, Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa, mengatakan, penanganan Covid-19 adalah kerja dan tanggungjawab  bersama. 

"Karenanya, penanggulangan bencana nonalam ini mesti harus dilakukan dengan saling bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi. Tanpa itu, upaya dalam mengatasi pandemi ini tidak akan berhasil dan maksimal,"jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Senin (15/2/2021).

Menurutnya, sinergitas menjadi kata kunci untuk fokus dan serius menangani Covid-19 dan pada saat yang sama mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan sosial sebagai akibat dari pandemi ini.

Kemudian ia juga menyampaikan terkait kasus terbaru yang ditemukan di Desa Delas, Kabupaten Bangka Selatan, berdasarkan data terakhir 86 yang di swab antigen positif 38 orang. Namun, data tersebut, belum masuk dalam laporan harian, karena baru hasil swab antigen.

"Jadi untuk di Desa Delas ini kita penanganan sama dengan Desa Bencah untuk karantina di Desa tersebut dan melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di desa tersebut dan besok kami droping sejumlah bantuan ke lokasi," jelasnya.

Mikron, mencerikan awalnya kasus di Desa Delas muncul diduga dari kegiatan resepsi di desa tersebut, yang kemudian menyebabkan adanya keluhan dari masyarakat terkait gejala Covid-19.

"Dari resepsi karena ada keluhan, kemudian dilakukan swab antigen ternyata positif di tracing 38 orang positif. Kemudian kita pemberlakukan sama, mengusulkan PPKM dan terus bergerak untuk dilakukan tracing," katanya.

Mikron, juga saat ini mengkhawatirkan terkait mulai munculnya klaster di desa-desa di Kabupaten Bangka Selatan, menurutnya ini terjadi  karena kurang patuhnya terhadap protokol kesehatan Covid-19.

"Kalau di desa sudah terjadi transmisi lokal akibat pencegahan tidak efektif tidak menggunakan protokol kesehatn dengan baik dan benar, itu yang menyebabkan  transmisi lokal," katanya.

Ia menambahkan dengan telah diberlakukan PPKM di Desa Delas, Satgas Babel, akan membuat dapur umum, dan posko untuk penanganan Covid-19 di tingkat desa dengan memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung.

"Aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan 3M, serta pembatasan mobilitas.

Aspek penanganan mengimplementasikan 3T, yaitu testing, tracing, dan treatment hingga penanganan dampak ekonomi lewat bantuan sembako, dan aspek pembinaan berupa upaya penegakan disiplin dan pemberian sanksi. Lalu, aspek pendukung yang terdiri pencatatan dan pelaporan, dukungan komunikasi serta logistik," katanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved