Rabu, 13 Mei 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Update Covid-19 di Bangka Selatan, 38 Warga Desa Delas Terkonfirmasi Positif

Setelah terkonfimasi 45 warga Desa Bencah, Kecamatan Airgegas positif Covid-19, kasus yang sama menimpa 38 warga Desa Delas di kecamatan yang sama.

Tayang:
Bangkapos.com/Riki Pratama
Sekretaris Satgas Percepatan, Penanganan Covid-19, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penyebaran Covid-19 di Bangka Selatan khususnya kecamatan Airgegas terus meluas.

Setelah terkonfimasi 45 warga Desa Bencah, Kecamatan Airgegas positif Covid-19, kasus yang sama juga menimpa 38 warga Desa Delas di kecamatan yang sama.

Ke-38 warga Desa Delas dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Antigen berdasarkan hasil tracking yang dilakukan di Desa Delas pada Senin (15/2/2021).

Ketua Sekretariat Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa menyatakan hingga Pukul 14.30 WIB sebanyak 38 warga yang dinyatakan positif Covid-19.

Mikron Antariksa menyebut Rapid Antigen dilakukan tehadap 86 warga Desa Delas.

"Sampai dengan saat ini total yang positif Covid-19 sebanyak 38 orang. Saat ini proses tracking juga masih berjalan di lapangan," ujar Mikron saat dihubungi melalui Pesan WhatsApp.

Meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Desa Delas lanjut Mikron menyebabkan Desa Delas akan ditetapkan seperti halnya di Desa Bencah yakni penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Di Desa Delas seperti halnya di Desa Bencah akan kita terapkan PPKM Mikro demi mencegah penyebaran Covid-19 ini," ujarnya.

Selain itu, warga yang dinyatakan positif Covid-19 akan dikarantina di TPA Desa Delas yang telah disediakan sebagai rumah karantina.

Saat ini juga lanjut Mikron pihaknya dari Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang menyiapkan paket sembako dan dapur umum yang akan digunakan.

Satu Pasien Meninggal di Bencah

Sebelumnya diberitakan, hingga Senin (15/2/2021), sebanyak 42 warga Desa Bencah masih menjalani masa karantina di tiga titik di Kabupaten Bangka Selatan.

Juru Bicara Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi menyatakan 42 warga yang dikarantina terdiri dari 10 orang yang karantina mandiri di rumah masing-masing, 10 orang dikarantina di Desa Bencah dan 22 orang yang dikarantina di Wisma Diklat Kabupaten Bangka Selatan.

"Total awalnya sebanyak 45 orang yang dinyatakan positif Covid-19, namun yang masih menjalani karantina itu 42 orang, 2 orang lainnya telah dinyatakan negatif dan 1 orang meninggal dunia," ujar Supriyadi.

Suriyadi menambahkan proses karantina yang digelar di Desa Bencah diperbantukan oleh empat orang tenaga medis.

Supriyadi yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Bangka Selatan menyatakan jika penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Desa Bencah diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan.

"Kami juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, khususnya di Desa Bencah agar tetap menerapkan protokoler kesehatan serta membatasi aktivitas sehingga upaya pencegahan penyebaran dapat ditegakkan," tukasnya.

Dua Lokasi Karantina

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan (Basel) telah menyiapkan dua tempat karantina di Desa Air Bara dan Desa Delas, Kecamatan Airgegas.

Dua tempat karantina itu disiapkan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 di Kecamatan Airgegas.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan yang juga Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Siswanto dan Satgas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (13/2/2021) lalu telah melakukan pengecekan persiapan dua lokasi karantina tersebut.

Pengecekan didampingi Kapolsek Airgegas, Iptu Tiyan Talingga bersama jajaran.

"Ada dua titik yang dicek yakni di SMP Negeri 3 Air Gegas dan TPA Desa Delas. Kedua gedung ini akan kita persiapkan sebagai posko karantina sebagai langkah untuk pencegahan penyebaran Covid-19," ujar Iptu Tiyan, Minggu (14/2/2021).

Tiyan menambahkan, nantinya masyarakat yang menjalani karantina terpusat di dua tempat tersebut akan diawasi oleh tenaga medis.

"Kita berharap dengan adanya tempat karantina ini upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dilakukan dengan maksimal," tandasnya. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved