Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat Capai 85,51 Persen, Lansia akan Divaksinasi

Putra Kusuma, mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kelompok kedua.

Bangkapos.com/Ramandha
Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat (Babar), Putra Kusuma 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat (Babar), Putra Kusuma, mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kelompok kedua.

"Kali ini kami masih mendatanya. Tahap kedua ini, untuk pelayanan publik. Misalnya untuk ASN, kepolisian, TNI, terus untuk wartawan juga dan lainnya," jelas Putra saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Selasa (16/2/2021) 

Dia menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi kelompok kedua ini sendiri, diharapkan dapat berjalan dengan baik.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi-sosialisasi terkait kegunaan vaksin tersebut.

"Pada pelaksanaannya nanti, tetap akan ada screening awal terlebih dulu, bagi para calon peserta penerima vaksin. Di sana nanti dilihat, dia dapat menerima (vaksin) atau tidak," kata Putra.

Ia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi kelompok pertama, hingga saat ini sudah berjalan 85,51 persen untuk tahap pertama. Kemudian, persentase pelaksanaan penyuntikan kelompok pertama tahap kedua baru berjalan sejumlah 17 persen.

"Itu data per tanggal 12 Februari, kemarin. Kalau untuk data hari ini, kita belum terima," katanya.

Putra  berharap, pelaksanaan vaksinasi tersebut dapat rampung sesuai harapan.

Di mana, tujuan dari pelaksanaan vaksinasi  untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bangka Barat dapat terwujud.

Putra juga menginginkan, pelaksanaan vaksinasi hingga kelompok kedua nantinya, dapat lebih mengedukasi masyarakat, terkait manfaat vaksinasi Covid-19.

"Kita ingin masyarakat Bangka Barat ini yakin, kalau vaksinasi itu tidak berbahaya. Ditambah lagi manfaatnya begitu banyak. Terutama imunitas kita menjadi lebih baik," tegasnya.

Dipelaksanaan vaksinasi kelompok ke 2 ini juga, direncanakan dapat diikuti oleh lanjut usia (lansia).

Diakuinya, memang sebelumnya lansia tidak mendapatkan vaksinasi. Namun, berdasarkan informasi terbaru, para lansia dibolehkan menerima.

"Tapi, kalau untuk lansia nanti, suntikan tahap kedua harus diberikan setelah 28 hari. Ini berbeda dengan peserta yang belum lansia, yang hanya 14 hari," jelas Putra.
(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved