Breaking News:

Pendidikan di Bangka Belitung Tetap Jalan Saat Pandemi, Guru Wajib Sampaikan Tiga Materi Ini

M Soleh mengatakan ada tiga materi utama yang menjadi prioritas disampaikan guru kepada peserta didik.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Riki Pratama.
Kepala Dinas Pendidikan, M Soleh 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh mengakui pada masa pandemi Covid-19, proses pembelajaran tidak seperti biasanya.

Dan hal ini tidak hanya terjadi di Bangka Belitung tetapi secara nasional.

M Soleh mengatakan ada tiga materi utama yang menjadi prioritas disampaikan guru kepada peserta didik.

"Pembelajaran ini mengalami perubahan yang cukup signifikan yang biasa dilaksanakan tatap muka tapi sekarang ini banyak dilaksanakan secara virtual ataupun daring," ujar Soleh, Selasa (16/2/2021).

"Tetapi kita di Bangka Belitung, dapat dikatakan capaian pendidikan bila disandingkan dengan provinsi yang lain, ya Alhamdulillah mungkin tidak bisa menilai secara kualitas atau kuantitas. Alhamdulillah pembelajaran tatap muka dapat dilakukan maupun daring," katanya lagi.

Saat ini beberapa sekolah ada yang sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka bagi sekolah yang berada di zona hijau dan kuning, apabila terjadi perubahan zona maka pembelajaran tatap muka dialihkan ke daring.

Sementara, bila ada perubahan zona di suatu wilayah menjadi kuning atau hijau maka pembelajaran tatap muka akan dibuka.

Dijelaskannya, saat ini dalam proses pembelajaran bukan menuntaskan kurikulum tetapi yang menjadi prioritas memberikan tiga materi utama dengan menyampaikan materi esensial, materi kontekstual, dan materi lanjutan untuk jenjang atau kelas berikutnya.

"Walaupun kita tidak melaksanakan pembelajaran tatap muka tetap kita melaksanakan pembelajaran virtual yang lebih bermakna. Kita juga sudah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan dinas pendidikan dan berbagai pihak, bahkan sudah memberikan pelatihan untuk guru bagaimana membuat pembelajaran berbasis kontenik ke Yogyakarta," kata Soleh.

Diharapkan guru-guru yang telah menerima pelatihan, sekarang lebih mampu untuk membuat pembelajaran yang inovatif, kreatif dan menyenangkan agar siswa tidak jenuh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved