Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sebelum Diresmikan, Jembatan Jerambah Gantung Akan Dites 50 Ton Kendaraan Melintas

Uji beban atau uji kelayakan akan kita lakukan nantinya, nanti akan dites sekali jalan 50 Ton kendaraan di atasnya itu apakah sudah layak

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Jembatan jerambah gantung sudah hampir 100 persen selesai, namun ada sedikit kekhawatiran masyarakat melintasi jembatan tersebut lantaran sempat roboh pada bulan Oktober 2020 lalu.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengatakan nanti akan dibuktikan dengan uji kekuatan beban.

"Uji beban atau uji kelayakan akan kita lakukan nantinya, nanti akan dites sekali jalan 50 Ton kendaraan di atasnya itu apakah sudah layak atau gimana, kalau sudah oke baru kita resmikan," kata Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (16/2/2021).

Terkait ketakutan masyarakat akan jembatan tersebut kata Molen hak tersbut wajar saja dikhawatirkan masyarakat.

"Wajar saja ditakuti masyarakat, saya pun takut, makanya harus ada uji kelayakan, uji bebannya, nanti di iji beban itu kita akan tau bagaimana kekuatan jembatan itu, kalau truk besar 50 ton aja tidak bikin roboh apalagi kita yang cuma 60an  kilo," tegas Molen.

Menurutnya, jika setelah uji pembebanan nanti selesai tak ada lagi alasan yang harus dikhawatirkan masyarakat.

"Kalau itu nanti sudah selesai berarti sudah, kita buktikan dengan uji beban nanti, kalau sudah tidak lagi ada alasan takut dengan itu," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar menyebutkan, uji pembebanan pada jembatan jerambah gantung masih dalam tahap penghitungan.

Namun menurutnya, uji beban sebetulnya sudah masuk di angka 30 Ton saat mobil truk tronton beserta alat berat lainnya yang mengaspal jalan jembatan jerambah gantung beberapa waktu lalu.

"Kalau uji beban secara keseluruhan belum  karena mau menunggu tuntas dulu semuanya, dan secara resmi kita masih menunggu penjadwalan. Pada dasarnya kemarin uji beban sudah masuk diangka 30 ton, karena alat berat yang mengaspal jalan itukan, sudah naik ke atas, tambah truk trontonnya, belum lagi mesin gilingnya itu sudah hampir 30 ton," kata Suparlan kepada Bangkapos.com, Senin (15/2/2021).

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved