Breaking News:

Berita Pangkalpinang

ASN Pemprov Babel Berharap TPP Segera Cair, Kepala Bakuda Sebut Hal ini yang Bikin Tertunda

Sejumlah ASN Pemprov Bangka Belitung sangat berharap Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) cepat bisa dicairkan.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Hendra
Fery Afriyanto, Kepala Bakuda Babel, menjelaskan sebab TTP ASN Pemprov Babel belum cair 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sejumlah ASN Pemprov Bangka Belitung sangat berharap Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) cepat bisa dicairkan.

Pasalnya, sebagian dari pegawai telah menggadaikan Surat Keterangan (SK) ASN ke Bank untuk berbagai keperluan.

Sehingga, mereka hanya mengandalkan TPP yang digunakan untuk menyambung hidup atau keperluan sehari-hari.

"TPP belum cair belum sampai sebulan, rata-rata kami dapat Rp 3 jutaan sesuai pendidikanya, ya TPP biasanya cair tanggal 10 ke atas lah baru dapatnya, karena tanggal satu kan pegawai gajian," ujar seorang ASN di Pemprov Babel ini, kepada Bangkapos.com, Rabu (17/2/2021).

Ia mengatakan, selain dirinya, banyak dari kalangan ASN lain yang mengeluhkan terkait belum cairnya TPP.

Karena, kata dia, tidak dipungkiri saat ini banyak pegawai telah menggadaikan Surat Keterangan (SK) ASN ke Bank dan hanya mengharapkan uang dari TPP untuk kebutuhan hidup.

"Bukan ASN di Pemprov Babel saja, tetapi ASN di Indonesia ini mungkin 80 persen telah menggadai Surat Keterangan (SK) PNS-nya, jadi hanya mengharapkan dari TPP," ujarnya.

Senada ASN lainya, yang juga mengharapkan adanya percepatan pencairan TPP untuk pegawai di Pemprov Babel.

Ia mengatakan kalau ada yang cepat kenapa harus lambat.

"Keluhanya, kalau ada cepat kenapa harus lambat. Kami tidak boleh mengeluh, cuman orang di rumah ngeluh ke kami," katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Bangka Belitung, Fery Afriyanto, mengatakan, keterlambatan pencairan TPP karena ada beberapa persyaratan yang harus diselesaikan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Babel dan penyesuaian Dokumen Pelaksanaan Anggaran.

"TPP biasa dibagikan sekitar tanggal 10. Untuk TPP bulan Januari 2021 bayar pada Februari, dengan melihat sebagaimana edaran gubernur ada persyaratan yaitu menyelesaikan laporan keuangan 2020," jelas Fery kepada Bangkapos.com, Rabu (17/2/2021) di tempat kerjanya.

Ia mengatakan, sampai sekarang masih proses penyesuaian rincian dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) masing-masing perangkat daerah, sesuai dengan Peraturan Gubernur terkait TPP.

"Yang pertama untuk TPP 2021 ini melalui proses pergeseran rincian DPA yang disesuaikan dengan Peraturan Gubernur tentang TPP. Sesuai kebijakan anggaran yang telah disetujui DPRD dan yang telah menjadi kebijakan Gubernur terkait TPP jangan ada kekhawatiran bagi ASN terkait besaran. Saat ini proses masih berjalan dan berlangsung di perangkat daerah dalam penyesuaian DPA," ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk TPP yang belum dibayarkan adalah TPP bulan Januari 2021, untuk TPP Desember 2020 sudah dibayarkan pada bulan Januari 2021 lalu. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved