Breaking News:

Harga Timah Kini Tertinggi Sejak 7 Tahun Terakhir, Berpotensi Terus Naik, Ini Tanggapan Ekonom

Seharusnya (kenaikan harga timah) ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian domestik Indonesia, karena komoditas timah dibutuhkan

bangkapos/resha juhari
Balok timah di gudang penyimpanan di sekitar Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang 

"Hal ini karena produk timah banyak dipakai di barang-barang elektronik,” terang Maryoki saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (14/1) malam.

Kemudian, booming tren kendaraan listrik juga menjadi katalis positif karena penggunaan timah pada kendaraan listrik akan tiga kali lebih besar daripada kendaraan biasa.

NH Korindo Sekuritas Indonesia menilai harga logam ini akan normal dan stabil di kisaran harga US$ 18.000 per metrik ton-US$ 20.000 per metrik ton.

Adapun kenaikan yang terjadi saat ini karena pemerintah Indonesia yang memiliki rencana untuk mengetatkan ekspor timah konsentrat, mengingat Indonesia merupakan produsen terbesar timah di dunia.

Maryoki mengatakan, dengan adanya wacana pengetatan ekspor timah dari Indonesia tentu akan mempengaruhi suplai timah dunia.

Seperti halnya pengetatan ekspor bijih nikel beberapa waktu lalu yang mampu mempengaruhi harga nikel, dia menilai pengetatan ini juga akan memiliki pengaruh yang sama apabila benar-benar terjadi.

“Mengingat juga hal ini masih sebagai rencana dari pemerintah, namun kami melihat ini akan menjadi katalis bagi harga timah,” pungkas dia.

Cegah Penambangan dan Ekspor Timah Ilegal

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui masih terus berupaya menyusun regulasi untuk meminimalisir praktik ekspor timah dalam bentuk konsentrat.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Yunus Saefulhak mengungkapkan sejauh ini merujuk mekanisme yang ada, ekspor raw material ke luar negeri tidaklah memungkinkan.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved