Breaking News:

Mau Beli Mobil? Ini Daftar Estimasi Harga Mobil Baru Bebas Pajak Penjualan Barang Mewah Plus Diskon

Ini mungkin adalah waktu yang tepat unntuk beli mobil baru untuk keluarga, sebab ada insentif bebas pajak atau pejak penjualan barang mewah 0 persen

Dio/GridOto.com
Mau Beli Mobil? Ini Daftar Estimasi Harga Mobil Baru Bebas Pajak Penjualan Barang Mewah Plus Diskon - Desain Toyota Avanza baru terinspirasi dari Vellfire dan Voxy 

Estimasi Harga Baru Rp 177,075 juta sampai Rp 216,585 juta

Estimasi Harga Setelah Diskon (Rp 20 juta) Rp 157,075 juta sampai Rp 196,585 juta

Nissan Livina

Harga Awal Rp 208,3 juta sampai Rp 276,050 juta

Estimasi Harga Baru Rp 187,470 juta sampai Rp 248,445 juta

Estimasi Harga Setelah Diskon (Rp 20 juta) Rp 167,470 juta sampai Rp 228,445 juta

Suzuki Ertiga

Harga Awal Rp 210,5 juta sampai Rp 254,5 juta

Estimasi Harga Baru Rp 189,450 juta sampai Rp 229,050 juta

Estimasi Harga Setelah Diskon (Rp 15 juta) Rp 174,450 juta sampai Rp 214,050 juta

Honda Mobilio

Harga Awal Rp 207,5 juta sampai Rp 252,5 juta

Estimasi Harga Baru Rp 186,750 juta sampai Rp 227,250 juta

Estimasi Harga Setelah Diskon (Rp 10 juta) Rp 176,750 juta sampai Rp 207,250 juta

Wuling Confero

Harga Awal Rp 154,8 juta sampai Rp 202,8 juta

Estimasi Harga Baru Rp 139,320 juta sampai Rp 182,520 juta

Estimasi Harga Setelah Diskon (Rp 10 juta) Rp 129,320 juta sampai Rp 172,520 juta.

Baca juga: 4 Fakta tentang Proyek Pertamina di Tuban yang Bikin 225 KK Kaya Mendadak Karena Pembebasan Lahan

Baca juga: Warga Satu Desa Kaya Mendadak, Dapat Rp8 Miliar per Orang dari Pertamina hingga Beli Mobil Massal

Daftar Mobil Baru yang Tak Dapat Insentif Pajak 0 Persen

Insentif PPnBM untuk pembelian mobil baru telah diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Kamis (11/2/2021).

Dalam keterangan resminya disebutkan bahwa insentif PPnBM diberikan kepada mobil dengan kriteria tertentu. Airlangga mengatakan, relaksasi akan diberikan kepada mobil penumpang 4x2, termasuk sedan dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc, dengan kandungan lokal 70 persen.

Melihat persyaratan ini berarti hanya pabrikan yang memiliki fasilitas perakitan di Indonesia saja yang bisa menikmati regulasi tersebut, terutama pabrikan asal Jepang.

Seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Honda, Suzuki, serta Nissan karena menggunakan fasilitas Mitsubishi.

Kemudian pabrikan asal China, misalnya Wuling dan DFSK. Sementara merek Eropa memang ada yang dirakit secara CKD (Compeletely Knocked Down), namun kandungan lokalnya tak mencapai 70 persen.

Toyota barangkali jadi merek yang paling banyak menyediakan mobil di bawah 1.500 cc.

Beruntung semuanya telah diproduksi di dalam negeri.

Begitu juga dengan Mitsubishi, produk Xpander dan L300 yang masuk dalam kriteria relaksasi tersebut sudah diproduksi secara lokal.

Sementara Daihatsu harus merelakan All New Sirion tak mendapat insentif PPnBM. Meski memiliki kapasitas 1.300 cc, hatchback ini didatangkan secara utuh dari Malaysia. Sama halnya dengan Honda, untuk mobil di bawah 1.500 cc yang diimpor dari luar negeri tinggal New City saja (CBU Thailand).

Termasuk Nissan yang produk-produknya banyak datang dari Thailand.

Mungkin hanya All New Livina saja yang bisa dapat relaksasi.

Sedangkan Suzuki bisa dibilang jadi merek dengan impor paling banyak, terlebih di kelas 1.500 cc ke bawah.

Tercatat hanya Karimun Wagon R yang diproduksi secara lokal, karena masuk dalam skema LCGC.

Selebihnya masih banyak yang didatangkan dari India, mulai dari Ignis, Baleno, SX-4, hingga Jimny yang khusus datang dari Jepang.

Berikut ini mobil-mobil di bawah 1.500 cc yang tak mendapat insentif PPnBM 0 Persen:

Daihatsu All New Sirion Rp 201,750 juta sampai Rp 216,5 juta

Honda New City Rp 352,6 juta

Nissan All New Kicks e-Power Rp 451 juta

All New Magnite Rp 208,8 juta sampai Rp 238,8 juta

Suzuki New Ignis Rp 175,5 juta sampai Rp 204,5 juta

New Baleno Rp 235 juta sampai Rp 247,5 juta

New SX-4 S-Cross Rp 302 juta sampai Rp 317 juta

Jimny Rp 395 juta sampai Rp 411 juta. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Deretan Mobil-mobil di Bawah 1.500 cc yang Tidak Dapat Insentif PPnBM dan "Dapat PPnBM 0 Persen dan Diskon, Harga Low MPV Bisa Semurah LCGC"

Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved