Breaking News:

Berita Sungailiat

Mulkan Panen Perdana Bawang Merah di Desa Labu, Hasil Dua Ton Lebih, Bisa Jadi Solusi Ekonomi Warga

Bupati Bangka, Mulkan didampingi Ketua PKK Kabupaten Bangka, Yusmiati Mulkan, turun langsung melakukan panen perdana bawang merah.

Penulis: edwardi
Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Edwardi
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka melaksanakan panen perdana bawang merah di kebun Kelompok Tani Indo Tani, Desa Labu, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Rabu (17/02/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Bangka melaksanakan panen perdana bawang merah di kebun Kelompok Tani, Indo Tani, Desa Labu Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Rabu (17/2/2021).

Bupati Bangka, Mulkan didampingi Ketua PKK Kabupaten Bangka, Yusmiati Mulkan, turun langsung melakukan panen perdana bawang merah ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka, Elius Gani mengatakan, bibit bawang merah ini merupakan bantuan Pemkab Bangka dari dana DID tahun 2020 untuk kelompok tani Indo Tani, Desa Labu sebanyak 300 kg atau 0,3 ton.

"Bibit bawang ini coba ditanam di lahan sekitar 0,3 hektare dikelola kelompok tani Indo Tani pimpinan pak Kandar di bawah pengawasan PPL, Sarwani dan alhamdulillah ternyata berhasil dikembangkan dan mulai ditanam pertengahan Desember 2020 lalu. Diperkirakan mendapatkan hasil sekitar 2 ton lebih," kata Elius Gani.

Sementara Mulkan mengatakan budidaya bawang merah di Kabupaten Bangka merupakan hal asing dan baru bagi petani di Kabupaten Bangka.

"Ini merupakan permulaan pengembangan pertanian untuk bawang merah. Masyarakat kita sebagian kecil percaya bila bawang merah bisa hidup di Bangka," kata Mulkan.

Diungkapkannya, dulu ketika kampanye ada masyarakat yang sudah menguji coba menanam bawang merah di Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang dan Dusun Air Layang Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam juga sudah berhasil.

"Menanam bawang merah ini merupakan salah satu program Mulya (Mulkan-Syahbudin) jika bawang merah cocok untuk dibudidayakan petani di Kabupaten Bangka," ujar Mulkan.

Menurutnya budidaya tanaman bawang merah ini sangat cocok untuk kegiatan memulihkan ekonomi masyarakat dalam masa pandemi wabah Covid-19 yang tercepat, karena masa tanam hingga panen bawang merah ini hanya sekitar 60 - 75 hari," tukas Mulkan.

Karena perputaran tanam hingga panen cukup cepat dengan harga jual lumayan, dimana saat ini harga bawang merah di pasar mencapai Rp 37.000-38.000 per kg, sedangkan di tingkat pedagang pengepul di kisaran Rp 30.000 per kg.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved