Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Singapura Masih Jadi Negara Utama Ekspor Timah Babel Hingga Desember 2020

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Negara Singapura masih menjadi negara tujuan utama atau terbesar ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitu

tribunnews
balok timah siap ekspor 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Negara Singapura masih menjadi negara tujuan utama atau terbesar ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga Desember 2020 kemarin.

Sekitar 16,44 persen ekspor timah pada Januari-Desember 2020 dikirim ke Negeri Singa Putih ini.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Bangka Belitung, Taufik S.Si, M.A.P., membeberkan ekspor timah ke Singapura ini dengan total 161.582.251 US dolar.

"Singapura tujuan ekspor terbesar, seperti kita ketahui bahwa negara singapura dimana ekonominya digerakan dari perdagangan, diduga singapura setelah impor dari Indonesia mereka jual lagi," ujar Taufik, Rabu (17/2/2021).

Jika dibanding bulan Januari-Desember 2019, ekspor timah ke Singapura pada tahun ini turun sekitar 69,67 persen.

Sementara itu, negara India, Tiongkok, Korea Selatan, dan Amerika Serikat berada dalam lima negara tujuan utama ekspor timah pada Januari-Desember 2020.

Peran keempat negara berkisar antara 10,68 persen hingga 14,99 persen. Maka, lima negara utama tujuan ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berperan sebesar 68,82 persen.

"Total nilai ekspor timah Babel tahun 2020 sebesar 982.752.991 US dolar," sebut Taufik.

Nilai ekspor komoditas timah naik 10,08 persen, dan nontimah naik 48,09 persen.

Oleh karena itu, jumlah nilai ekspor pada bulan Desember tahun ini sebesar 138,9 juta US dolar (bulan sama tahun sebelumnya 118,7 juta US dolar).

Dibanding bulan sebelumnya, nilai ekspor Desember 2020 naik 74,79 persen.

Peningkatan nilai ekspor didorong oleh naiknya ekspor timah sebesar 49,40 persen dan nontimah sebesar 300,92 persen.

Selama Januari-Desember 2020, peran timah dan nontimah masing-masing sebesar 82,66 persen dan 17,34 persen.

Badan Pusat Statistik tidak bisa memperkirakan peluang ada atau tidak kenaikan ekspor timah pada tahun 2021 ini.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita.

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved