Breaking News:

Berita Pangkalpinang

SNMPTN 2021 Telah Dibuka, Kepala Dindik Babel Prediksi Banyak Calon Mahasiswa yang Ikut

M Soleh memprediksikan tahun 2021 ini akan banyak siswa di Bangka Belitung yang mengikuti seleksi SNMPTN.

Tangkapan layar Instagram LTMPT
ILUSTRASI--7 tahapan pendaftaran SNMPTN 2021 bagi siswa eligible. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pendaftaran Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 telah dibuka, Senin (15/2/2021), calon mahasiswa dapat mendaftarkan diri melalui portal Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dengan satu di antara tahapannya mengisi prodi pilihan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh memprediksikan tahun 2021 ini akan banyak siswa di Bangka Belitung yang mengikuti seleksi SNMPTN.

Hal ini dikarenakan semakin banyak sekolah di Bangka Belitung yang status berakreditas A maka semakin banyak siswa yang mengikuti SNMPTN.

"Kita (Bangka Belitung -red), persentase siswa yang bersekolah akreditasi A semakin banyak, sehingga persentase siswa kita semakin banyak yang ikut SNMPTN. Yang jelas pihak sekolah melakukan seleksi untuk siswa yang ikut itu karena sesuai dengan akreditas sekolah dan dengan jumlah siswa yang mengikuti ini ada yang 40 persen atau 30 persen dari jumlah siswa yang ada di sekolah," ujar Soleh, Selasa (16/2/2021).

40 persen siswa tersebut diseleksi oleh sekolah dengan membuat rangking dari nilai rapot anak dari kelas 10 sampai kelas 12 SMA.

"Nanti diambil dari mata pelajaran yang keterkaitan dengan yang dulu, mata pelajaran ujian nasional, karena sebagai mata pelajaran yang diseleksi SNMPTN sekarang, ada tujuh mata pelajaran yang diperingkatkan sekolah, peringkat pertama sampai 40 persen, itulah yang diusulkan siswanya," jelas Soleh.

Apabila ada siswa yang sudah masuk dalam 40 persen tersebut mengundurkan diri maka siswa yang peringkat dibawahnya bisa masuk untuk diusulkan mengikuti SNMPTN.

"Kami menilai secara umum, semakin banyak sekolah berakreditas A maka semakin banyak yang akan ikut seleksi SNMPTN," kata Soleh.

Menurutnya, sekolah harus bisa memanfaatkan dengan baik peluang SNMPTN ini.

"Tapi tiap sekolah kalau tidak mengirim, rugi, ini peluang kesempatan kepada anak-anak seleksi tanpa tes. Proses memang tidak hanya di provinsi tetapi di nasional, persaingan terhadap program studi, bila rating tinggi tentu akan berat. Jadi tergantung peminatnya, pendaftar yang masuk, semakin tinggi maka evaluasi dari prestasi, nilai rapot dan piagam penghargaan," tutur Soleh.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita .

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved