Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Tak Ada Kebijakan Baru yang Diambil, Yuliyanto Jamin 100 Persen Kebijakan Sudah Dituntaskan 

Masa jabatan Bupati Bangka Tengah, Yuliyanto Satin berakhir hari ini, Rabu (17/2/2021).

Bangkapos.com/Sela Agustika
Bupati Bangka Tengah, Yuliyanto Satin 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Masa jabatan Bupati Bangka Tengah, Yuliyanto Satin berakhir hari ini, Rabu (17/2/2021).

Selama kurang lebih satu bulan menjabat sebagai bupati ,Yuliyanto menyebutkan tidak ada kebijakan baru yang diambil dan fokus untuk menuntaskan kebijakan yang sudah dibuat oleh bupati sebelumnya.

Bahkan, ia menjamin 100 persen kebijakan, visi dan misi yang dibuat oleh bupati sebelumnya sudah dituntaskan di akhir masa periode jabatannya sebagai Bupati Bangka Tengah.

"Jadi tidak ada kebijakan baru, Insyaallah semua kebijakan yang telah dibuat sebelumnya oleh almarhum sudah terlaksana. Akan tetapi untuk kedepan ini kita sudah mengambil kebijakan refocusing (memfokuskan) angaran untuk persiapan pemulihan covid-19 yang nanti finalisasinya akan dilaksanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih setelah dilantik," jelas Yuliyanto kepada Bangkapos.com, Rabu (17/2/2021).

Diakuinya meski kurang lebih satu bulan menjabat banyak pengalaman dan pembelajaran baru yang didapatnya.

"Semua berkecamuk dihati saya, senang, sedih, dan gelisah hari ini. Sebagaimana kita ketahui jabatan, umur, dan kematian suatu saat menghampiri, maka selama menjadi pemimpin laksanakan dengan baik, khusunya untuk kebaikan masyatakat di Bangka Belitung," ungkapnya.

Kedepannya dia berharap  Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah terpilih bisa memberi energi positif kepada seluruh ASN agar bekerja secara optimal dan maksimal dengan tetap menjalankan kaidah personalitas ASN di Bangka Tengah.

"Tentunya pandemi saat ini kinerja ASN menurun, bukan hanya di Bangka Tengah saja tetapi hampir seluruh Indonesi, kita berharap bupati dan wakil bupati ini bisa memberi energi positif sehingga roda pemerintahan di Bangka Tengah berjalan normal seperti biasanya meskipun akan kembali dilakukan WFH melihat kondisi Covid-19 yang semakin meningkat di Bangka Tengah," ungkap  Yuliyanto.

Lebih lanjut, ia menambahkan besarnya anggaran vaksin yang dilakukan saat ini bisa dikelolah dengan baik oleh Pemerintah Bangka Tengah.

"Untuk anggaran vaksin di Bangka Tengah cukup besar yakni berkisar Rp 80 Miliar, tetapi Alhamdulillah struktur APBD tidak terlalu sulit karena defisit anggaran Rp 40 miliar dapat ditutupi oleh sisa lebih pembiayaan (Silpal anggaran pada tahu 2020. Jadi bangka tengah devisitnya 0 dan bersyukur managemen pengelolan keungan di Bateng dikelolah dengan benar," kata Yuliyanto.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved