Breaking News:

Tampilkan Adegan Suami Menolak Istri yang Jadi Korban Pelecehan Seksual, Sinetron Ini Menuai Protes

Tampilkan Adegan Suami Menolak Istri yang Jadi Korban Pelecehan Seksual, Sinetron Ini Menuai Protes

Screengrab / Twitter
Sebuah percobaan pelecehan seksual digambarkan dalam sinetron Thailand Mia Chum Pen (Wife on Duty). 

BANGKAPOS.COM -- Sebuah opera sabun Thailand menghadapi reaksi daring yang belum pernah terjadi sebelumnya atas sebuah adegan yang menggambarkan pelecehan seksual, dalam protes aktivis berharap dapat memacu perubahan di negara yang sebagian besar menghindari silau gerakan #MeToo.

Setiap malam, jutaan orang di seluruh Thailand menonton untuk menonton acara prime time - dikenal sebagai lakorn - untuk alur cerita romansa cabul, perebutan kekuasaan domestik yang pahit, dan balas dendam yang kejam.

Terlepas dari keluhan selama bertahun-tahun, pertunjukan tersebut terbukti tahan terhadap kritik, dan masih sering menampilkan wanita yang dilecehkan secara seksual dan dilecehkan secara fisik.

Karakter wanita sering kali mendapat ciuman yang dipaksakan dan dipukul oleh pria yang kemudian mereka cintai, sementara pemerkosaan digunakan sebagai hukuman bagi wanita yang "bandel" - yang penyerangnya dengan cepat direhabilitasi.

Di masa lalu, bahkan alur cerita yang paling mengerikan hanya menarik denda kecil karena melanggar undang-undang kesusilaan dan kritikyang jarang ada telah merusak peringkat. 

Pada tanggal 7 Februari, Mia Chum Pen Channel 3 (Wife on Duty),

menunjukkan adegan di mana seorang wanita yang dirantai menjadi korban percobaan pelecehan seksual.

Karakter tersebut melarikan diri, tetapi kemudian ditolak oleh suaminya yang merasa jijik daripada diperlakukan sebagai korban.

Dalam beberapa menit setelah acara ditayangkan, #NoMoreRapeOnScreen, dalam bahasa Thailand,

menjadi trending di Twitter Thailand karena mempermalukan korban, ketika seorang ratu kecantikan mengikuti teguran dari produser Mia Chum Pen.

Halaman
1234
Penulis: Teddy Malaka (CC)
Editor: Dedy Qurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved