Breaking News:

Utang Indonesia Rp 5.803,2 Triliun, Membandingkan Utang Luar Negeri RI di Era Jokowi dan SBY

Baru-baru ini, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal IV 2020 yang tercatat sebesarRp 5.803,2 triliun

Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (28/5/2020). 

Utang Indonesia Rp 5.803,2 Triliun, Membandingkan Utang Luar Negeri RI di Era Jokowi dan SBY

BANGKAPOS.COM - Penambahan utang luar negeri ( ULN) selalu jadi polemik di Tanah Air. Selama ini, utang jadi jalan keluar untuk mengatasi defisit APBN.

Baru-baru ini, Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal IV 2020 yang tercatat sebesar 417,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 5.803,2 triliun (kurs Rp 13.900 per dollar AS).

Posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir kuartal IV 2020 tercatat lebih tinggi dibandingkan akhir kuartal III yang sebesar 413,4 miliar dollar AS.

Baca juga: Baru Mulai Sholat Tahajud, Suriati Kaget Lihat Pocong di Depan Rumah, Awalnya dengar Suara Anjing

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit Sebut UU ITE Sudah Tidak Sehat, Perintahkan Ditsiber Bareskrim Polri Buat Ini

Besaran utang itu terdiri dari utang luar negeri (ULN) sektor pemerintah dan bank sentral, sebesar 209,2 miliar dollar AS atau Rp 2.907 triliun dan ULN sektor swasta termasuk BUMN sebesar 208,3 miliar dollar AS atau Rp 2.895 triliun.

Namun yang perlu diketahui, selain utang luar negeri, pemerintah Indonesia juga memiliki utang dalam negeri yang berasal dari penerbitan obligasi surat berharga negara.

Berikut ini perbandingan utang luar negeri pemerintah Indonesia antara pemerintahan Presiden Jokowi dengan dua periode Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono ( SBY) seperti dirangkum pada Rabu (17/2/2021).

Utang luar negeri era Presiden SBY

Mengutip data yang dirilis Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, utang pemerintah Indonesia per 31 Desember 2004 adalah sebesar 68,57 miliar dollar AS.

Di periode pertama Presiden SBY, utang pemerintah Indonesia memang mengalami pasang surut. Pada 31 Desember 2005, utang pemerintah Indonesia turun menjadi 63,09 miliar dollar AS.

Halaman
12
Editor: Evan Saputra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved